Cinta Untuk Mendiang Jonghyun SHINee
by
Riara
- Desember 20, 2017
Hari Senin (18/12/2017) salah satu member boygrup SHINee diberitakan meninggal karena (maaf) bunuh diri (Oke pembahasan tentang ini sampai di sini saja, banyak yang terluka). Tentu saja berita ini membuat shock siapapun yang mengenalnya, terutama para Shawol (sebutan untuk fans SHINee). Tidak usah ditanyakan bagaimana reaksi keluarga, member, dan keluarga SM Entertainment. Bahkan saya yang bukan fansnya, juga turut sedih dan berduka atas kejadian ini. Mendadak dan sangat mengejutkan. Kenapa bisa? Ada apa? Apa alasannya? Semua orang waras pasti berpikir bahwa bunuh diri bukanlah tindakan yang benar.
Jonghyun dikenal dengan pribadi yang sangat baik, suara indah, menulis lagu, dekat dengan banyak orang, bukan hanya di SM tapi juga di luar agensinya. Terbukti dengan banyaknya artis yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir. SM juga memberi kebijakan untuk fans yang ingin memberikan penghormatan terakhir bagi idola mereka. Mereka meletakkan bunga, foto, dan beda lain yang berkaitan dengan Jonghyun. Ahh....bagian ini sangat mengharukan.
Sementara rasa duka yang sangat dalam ini, di Indonesia justru muncul meme yang sangat tidak hormat dan terkesan mengolok Jonghyun. Jelas saja K-Popers Indonesia tidak tinggal diam. Oke, tidak ada gunanya membicarakan pecundang. Mereka akan terima sendiri akibatnya.
Ahh....banyak artikel, banyak berita, banyak status yang sangat mengharukan tentang kepergian Jonghyun. Tidak berhenti sejak tanggal 18 Desember itu. Dan sedihnya juga tidak habis-habis.
Untuk Jonghyun...
Memang sangat disayangkan karena kamu bunuh diri. Kamu membuat sedih banyak orang. Keluarga, teman, fans, dan mungkin orang yang tidak mengenalmu. Tapi mau bagaimana lagi? Waktu tidak bisa diputar kembali. Selamat jalan, selamat beristirahat dengan damai. Kamu akan selalu kami kenang. Jangan cemaskan apapun lagi sekarang. Kami menyayangimu, Jonghyun.
Untuk Shawol...
Kuatlah teman. Keluarga K-Popers ada bersama kalian. Kita berpegangan tangan bersama, mengantar Jonghyun ke peristirahatan terakhirnya dengan doa dan harapan. Mari melakukannya dengan senyum. Seperti yang ia inginkan, "Tolong Relakan Aku."
Saya nangis dulu ya...
☹☹☹☹

