Tentang Mati
by
Riara
- November 08, 2019
Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh
Selamat malam teman-teman. Kali ini cerita saya agak serius karena menyangkut hal penting dalam hidup kita. Apa itu? Kematian.
Hari ini, seorang kerabat kami meninggal dunia setelah berjuang melawan penyakit yang dideritanya selama bertahun-tahun. Ia meninggalkan empat anak yang semuanya adalah perempuan dan sudah menikah. Cucunya banyak, namun baru beberapa orang yang mengerti bahwa jika seseorang meninggal, berarti ia tidak akan ada lagi di dunia ini.
Cucunya bermain, berlarian, bertemu dengan sepupu sepantaran mereka, bahkan ikut mengantar ke kuburan. Anak-anak ini belum mengerti. Kita?
Mungkin kita juga sama. Seseorang mati berarti meninggalkan kita untuk selamanya. Sedih, menangis, menyesal, atas semua kenangan yang pernah terjadi bersama almarhumah. Tapi tidakkah sesekali kita berpikir bahwa ia pergi dengan cara yang baik? Meninggal dengan tenang adalah sebuah nikmat yang Allah berikan. Seperti kerabat saya tersebut, saat berangkat dari mesjid setelah disholatkan, langit yang tadinya cerah menjadi mendung. Suhu panas berubah sejuk. Hingga ke tempat pemakaman, guntur menggelegar, kilat menyambar, gerimis halus, tapi hanya sebentar. Saat prosesi pemakaman selesai, ditutup do'a dari sanak saudara dan pelayat lainnya, cuaca tetap sama hingga kami kembali ke rumah duka. Semoga itu manjadi tanda bahwa almarhumah pergi dengan tenang. Semoga kuburnya dilapangkan. Aamiin.
Pernahkah kamu berpikir, bagaimana jika aku mati besok?Pertanyaan itu pernah saya jawab.
Jika besok saya mati, semoga Allah sudah mengampuni dosa-dosa saya.Tentu, saya bukan manusia baik. Karena itu saya berusaha menjadi baik. Kematian ini membuat saya berpikir bahwa kita hidup di dunia yang benar-benar hanya sementara. Bagaimanapun bagus, mahal, dan bermerknya barang yang kita punya, kita tidak akan bawa apapun ke liang lahat, kecuali kain kafan yang menutupi seluruh tubuh. Itulah pakaian terakhir kita. Dalam sekejap, semua yang ada di dunia ini tidak berguna. Yang menjadi pegangan kita hanyalah amal soleh dan doa-doa orang baik.
Semoga kita semua mati dalam keadaan baik yang diridhoi Allah. Aamiin
Semua yang bernyawa pasti matiJadikan itu mantra setiap kamu sedih karena seseorang meninggal. Ikhlaskan, doakan, semoga Allah enerima semua amalnya.
Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh

