Memanahlah
by
Riara
- Oktober 22, 2020
Hasil Ujian Kompetensi Memanah sebenarnya sudah diumumkan tepat hari itu juga, dan sertifikatnya selesai seminggu kemudian. Tapi saya baru bisa upload sekarang. Tidak terlambat juga sih. Saya paling ingin memamerkan ini, karena tidak semua orang yang mengenal saya bisa mendapatkan Top Skor saat masih berstatus pemanah pemula.
Saya memuji diri sendiri agar terus semangat belajar memanah. Jika ayah masih di sini, beliau pasti mendukung saya seratus persen. Atau mungkin beliau juga ingin ikut memanah. Jadi rindu ayah... Hmmm... Al Fatihah untukmu ayah.
Sejak belajar memanah, keajaiban saya alami dan rasakan satu persatu. Saya jadi mengerti kenapa Rasulullah sangat menganjurkan olahraga ini. Stres dan sakit kepala hilang, perasaan ringan dan lega, hati senang dan gembira walau teringat biaya-biaya yang tidak sedikit. Postur tubuh yang...kalau saya bilang sih 'keren'. Walau pegal, keram, sakit, memar, semuanya jadi tidak masalah karena batin kita sudah senang. Perasaan seperti ini hanya bisa saya dapatkan setelah belajar memanah.
Saat anak panah melesat dan jatuh tepat di tengah atau setidaknya di zona kuning, rasa bangga itu muncul dengan sendirinya. Saya merasa telah mengalahkan diri saya yang paling kuat, terutama ego dan sifat buruk lainnya. Saat menarik anak panah dan menatap target, kita hanya akan fokus di sana. Tidak ada pikiran lain yang mendominasi. Fokus!
Berambisi tepat sasaran, tapi yang paling penting adalah teknik. Karena saat perlombaan, kita akan melakukan puluhan tembakan, bukan hanya sekali dua kali. Itulah pentingnya menjaga kesehatan fisik terutama kaki dan lengan. Tapi jika memanah, semua anggota tubuh akan sehat, termasuk bagian dalam tubuh.
Awal belajar memanah, saya melakukan senyamannya saja. Pasang, tarik, release. Saat menemukan posisi ternyaman, lepas anak panahnya. Begitu terus sampai sudah merasa nyaman, baru belajar membidik dan memperbaiki teknik.
Apapun pasti butuh proses. Terus semangat belajar dan jangan pernah tinggalkan busurmu sebagai pajangan.
Yuk Memanah.

