Something They Told Me Bout PACARAN
Have you ever?
Sebagian besar pasti bilang YES
Hahaha... Sok tau yah?
Hahaha... Sok tau yah?
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Hari ini berkesempatan ketemu sama seorang teman dan kami membahas sesuatu tentang pacaran. Ya, saya ingatkan kalau mau bagaimanapun, dengan cara apapun, pacaran itu dosa. Saya nggak melarang, tapi memang nyuruh mereka putus. Haha. Jahat kan? Tidak. Saya tetap bilang sebaiknya (harusnya) mereka putus.
Kamu tau nggak sih kalau pacaran itu dosa?
- Tau.
Terus?
Alasannya banyak. Dan saya tegaskan juga, itu hanya alasan manusia. Sedangkan Allah yang memerintahkan itu. Pacaran boleh dan sangat dianjurkan, hanya setelah menikah. Sudah tahu dosa kenapa diteruskan? Takut kehilangan? Kamu tidak yakin Allah akan memberi yang lebih baik?
Saya bilang begini karena pernah merasakan. Melepaskan hal yang sangat dicintai memang berat, tapi saya bulatkan tekad untuk melepas seutuhnya. Dan Allah langsung memberi hadiah berupa ketenangan dan kebahagiaan meski tanpa mengembalikan hal yang sudah saya lepaskan. Allah bahkan mengganti dengan yang lebih baik dengan cara-Nya sendiri. Bahkan mimpi pun yang nyata-nyatanya bunga tidur, bisa membuatmu bahagia sepanjang hari tanpa harus merasa kecewa jika itu tidak terjadi di dunia nyata.
Lantas, apa yang membuatmu bertahan dengannya?
Cinta, sayang. Semakin dihindari, dunia seolah bekerja sama membuat kalian semakin dekat. Dekat dengan lawan jenis artinya mendekati zinah, ingatlah kalau berduaan dengan yang bukan muhrim, sampai bersentuhan sedikit saja, itu sudah fatal sekali. Namanya DOSA. Ingat, tujuan akhir kita bukan dunia tapi akhirat. Tapi begitu banyak kenikmatan dunia yang berhasil membuat kita menjadikan akhirat prioritas terakhir.
"Saya juga tau, tapi susah!"
Apanya yang susah? Yang kamu cintai itu makhluk dan setiap makhluk adalah ciptaan Tuhan. Kalau Dia mau ambil milik-Nya, kamu bisa apa? Kenapa tidak lepaskan dengan tulus, dan minta baik-baik sama Allah. Kalau Allah nggak kasih berarti dia bukan jodohmu. Nah, hatinya selamat kan? Nggak kecewa kan? Karena dari awal, berharapnya sama Allah.
Saya punya teman, yang nggak pacaran tapi akhirnya menikah. Saya juga punya teman yang pacaran dan akhirnya menikah. Meskipun tujuannya sama (menikah), tapi jalan menuju ke sananya kan beda? Tidakkah kamu berpikir tentang ini? Coba pikirkan.
Allah menciptakan kita secara berpasang-pasangan. Memang banyak kasus lain yang tidak hanya sepasang, ada yang memiliki banyak istri misalnya. Karena takdirnya memang seperti itu. Tapi pernah nggak kamu berpikir itu bukan takdirnya? Sebelum dia menjadi istri dari pria beristri, tentu hidupnya dihadapkan pada pilihan. Sayangnya dia memilih menjadi istri ke sekian. Dia sendiri yang mengubah takdirnya.
Tapi orang bilang takdir tidak bisa diubah.
- Memang!
Karena yang orang-orang anggap takdir adalah apa yang mereka lihat, mereka lupa Allah Maha Tahu dan Maha Berkehendak. Kamu pernah mendengar 'Kun fayakun?' dan tahu artinya? Jika Allah sudah mengatakan itu, maka tidak ada yang tidak bisa. Termasuk mengubah hidupmu.
Kamu punya pacar dan sangat kamu sayangi? Putuskan atau halalkan!
- "Tapi kan masih sekolah."
Makanya sekolah, jangan pacaran. Bagaimana jika setelah kalian putus, sibuk dengan urusan masing-masing, dan lebih mendekatkan diri ke Allah. Bukan tidak mungkin Allah meluruskan jalan kalian untuk bertemu di masa depan, atau bahkan mengantarmu menuju jalan untuk bertemu orang yang lebih dari baik, yaitu orang yang luar biasa. Allah pilihkan yang terbaik! (Saya pengen banget begini!) Jadi apa yang membuatmu galau tidak jelas lagi?
BIG NO to Pacaran
Say YES to Menikah
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh...
Aku cinta kamu 💕
사랑해


0 comments