Menulis Untuk Palestina
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
...
Banyak hal yang terjadi selama beberapa bulan terakhir, tapi yang menjadi topik paling sering adalah Palestina.
Jujur, ini bukan masalah baru, karena bangsa Palestina sudah diserang dan diusir dari tanah mereka sendiri sejak bertahun-tahun yang lalu. Misil, granat, gas air mata, bom, peluru, telah menjadi mimpi buruk warga Palestina selama ini. Melewati malam-malam dengan rasa cemas akan bom yang bisa jatuh di atap rumah mereka. Tidak bisa bergerak dengan bebas karena tentara-tentara bodoh itu bisa menangkap mereka tanpa alasan.
Jumat, 21 Mei 2021, dini hari, dikabarkan bahwa Israel dan Palestina melakukan gencatan senjata. Berita ini membuat semua warga Palestina bersorak, turun ke jalan, sujud syukur, menggemakan takbir berkali-kali. Meriah, mereka merayakan kemenangan tersebut dengan datang dan berkumpul di Masjidil Aqsa.
Tapi dasar munafik, pengkhianat, penakut, brutal!!!! Tidak sampai 24 jam sejak gencatan senjata, para zionis bodoh itu kembali menyerang warga yang sedang berkumpul di Al Aqsa. Sungguh tidak berperikemanusiaan!!!
Kita tau sih, kalau perang di Palestina akan terus berlangsung karena sudah dituliskan dalam kitab suci Al-Qur'an. Tapi mereka membunuh membabi buta, seolah predator yang memangsa apa saja yang ia temui. Dan itu tidak bisa dimaafkan. Mereka menangkap, melukai, membunuh orang-orang tidak bersalah. Mereka menghancurkan rumah, sekolah, rumah sakit, menurutmu kenapa ada sekelompok orang yang sebodoh itu???
Dan yang paling tidak bisa saya biarkan adalah dengan apa yang mereka lakukan sekarang, mereka merampas masa kecil anak-anak bermata indah itu.
Dengar ya Israel, ini kutukan yang saya berikan untuk kalian. Semoga Allah mengabulkan.
"Anak-anak yang kalian rampas masa kecilnya, jika mereka tumbuh dewasa nanti, bersiaplah. Kalian sedang dalam bahaya! Entah bagaimana caranya, kalian dan pemimpin kalian akan hancur, bahkan lebih rendah dari remah makanan yang diabaikan semut!"
Sabtu (22/05/2021) Aliansi Pemuda di kota kami mengadakan aksi Bela Palestina. Memang hanya sebagian kecil dari seluruh warga di sini. Tapi saya tidak menyangka kalau yang hadir lebih dari yang saya duga. Dada bergetar setiap takbir bergema di sepanjang jalan. Allahu Akbar, terimakasih ya Allah telah mempertemukan saya dengan mereka. Terimakasih telah memberi kesempatan untuk bergabung bersama mereka. Orang-orang hebat yang tidak kukenal, tapi kami membela pihak yang sama.
Selain aksi ini, juga ada galang dana untuk Palestina. Hingga saya menulis ini, klub memanah kami masih sibuk mempersiapkan Latber galang dana hari Ahad nanti. Semoga Allah meridhoi dan kami bisa mengumpulkan banyak donasi. Aamiin
Di tempat lain, di manapun kamu berada, jika tidak ada kesempatan untuk hadir, tidak ada uang untuk berdonasi, masih ada doa. Jangan pernah meremehkan doa. Saya sendiri hanya bisa menulis ini.
Sekian...
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh


0 comments