Kuliah Online
by
Riara
- Agustus 31, 2021
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Teman-teman, jika kalian membacanya. Hehe. Sudah pekan ketiga sejak saya kembali menjadi mahasiswa baru di program Pascasarjana salah satu universitas di kota tetangga. Hal-hal yang saya rindukan berdatangan satu persatu, dan masih seperti dulu, entah bagaimana caranya, saya bisa bertahan.
Karena situasi yang saat ini masih PPKM karena Covid-19, semua kuliah dilakukan dengan sistem daring (online). Proses Penerimaan mahasiswa baru pun dilakukan via online. Semua serba online! Dan sebenarnya, ini alasan saya ingin mendaftar kuliah. Stay at home, but keep learning.
Dan pertemuan pertama, beberapa dosen memberi tugas makalah disertai powerpoint untuk bahan presentasi. WOW!!! Saat itu saya langsung tersadar, seperti inilah belajar daring yang dikeluhkan banyak orang.
Jeda 1 minggu, presentasi harus selesai. Beruntung saya dapat kesempatan pertama dan bisa menemukan studi kasus yang mudah, aman. Hehe. Hari selanjutnya, tiga mata kuliah, dan semuanya memberi tugas paper dan powerpoint, persiapan presentasi tentu saja.
Belum lagi dengan jaringan. Kuliah daring dilakukan via zoom meeting. Kuliah dilakukan dengan menatap layar laptop sambil berkomunikasi dengan orang yang ada di layar. Hebat sekali teknologi sekarang. MasyaaAllah...
Aplikasi ini membutuhkan jaringan yang kuat dan lancar. Rata-rata teman saya memakai wifi, dan saya hanya tethering dari smartphone. Dan untuk pertama kalinya, saya tidak peduli dengan mahalnya harga kuota, yang penting saya bisa join zoom dengan lancar. Tidak lucu dong, kalau misalnya giliran kita yang ngomong atau presentasi dan menjawab pertanyaan, jaringan tiba-tiba putus, atau suara gak kedengaran. Kan gemeush!
Kuliah, saya tidak menyangka bisa menjadi mahasiswa lagi. Walau tetap tidak bisa menguasai mata kuliah yang rumit itu, tapi buktinya saya bisa bertahan. Apapun yang terjadi sekarang, saya akan menghadapinya. Saya bahkan menunggu, apakah akan ada suatu hari nanti saya menangis karena masalah kuliah? Apakah saya akan punya keinginan untuk menyerah? Apakah saya sanggup?
Tapi yang kini menjadi mantra untuk menghadapi kemungkinan-kemungkinan itu adalah, "Tahan saja, ini pilihanmu. Meski harus menangis sampai berdarah-darah, kamu harus bertahan. Kalau mereka bisa, kamu apalagi?"
Yeah, belajar kembali setelah vakum bertahun-tahun rasanya sangat menarik. Kamu bisa membuktikan pada dirimu sendiri kalau kamu mampu, kamu kuat, kamu dewasa!
Semangat untuk para pejuang gelar!!! Semoga ilmu yang kita peroleh, kelak berguna untuk dunia. Aamiin..
Sepertinya saya harus benar-benar berhenti menonton drakor, atau apapun itu yang bisa menyita waktu. Harus belajar, menulis, mengetik, memahami, dan mempertanggungjawabkannya.
나 í• ìˆ˜ìžˆë‹¤ 😇



