Kamu Melihatnya?
Assalamualaikum
Yaa saya memang tahu kalau blog ini tidak pernah dibaca. Kalaupun ada pembaca, itu hanya segelintir orang yang kebetulan nyasar karena judulnya sesuai dengan pencarian mereka. But it's okay. Menulis dan berani memposting adalah terapi untuk mental health saya. Tapi beda lagi ceritanya kalau dia yang baca.
Ada seseorang yang belakangan ini saya harapkan 'setidaknya' melirik saya (tulisan di blog/postingan di ig). Kalau akun ig tergembok, saat ada yang follow kita pasti penasaran membuka akunnya, melihat feed dan caption-nya, tapi dia?
Apakah dia benar-benar acc akun saya cuma karena lihat namanya (nama cewek) atau karena dia merasa kenal dengan nama itu? Tapi gak di follback!!! Kesel gemesh gitu yah. Haha.
Tapi masa dia tidak membaca bio? Padahal kalau dia lihat baik-baik ada link blog ini yang saya cantumkan. Dan kalau dia membacanya, habis sudah. Dia pasti langsung tahu kalau dialah orang yang dimaksud.
Agak bodoh juga menulis hal seperti ini di blog. Kesannya go public padahal gak ada yang peduli. Haha. Kesian. Tapi itulah salah satu yang membuat saya sering posting tulisan disini, apapun isinya. Anggap saja saya sengaja meninggalkan jejak digital biar bisa dibaca jika sudah tua nanti. Aamiin. Semoga kita semua berumur panjang.
Dan semoga dunia lebih baik
Dan perasaan-perasaan semacam mengagumi crush yang tidak peka bisa lebih baik.
Move on?
Kamu bener gak penasaran siapa saya?

1 comments
Saya membacanya 🤭
BalasHapus