1 Muharram 2023
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Minggu ketiga Juli, ujian meja beres. Meskipun dengan banyak drama, pokoknya sudah selesai. Haha.
Sekarang menunggu telepon dokter untuk konfirmasi jadwal operasi. Gila ya, beneran dioperasi. Ya Allah, semoga saya bisa bangun lagi dengan lebih sehat.
Omong-omong sudah tahun baru lagi. Apa saja perubahan positif yang telah kamu alami?
Harusnya banyak yaa. 365 hari bukan waktu yang sebentar. Apa karena menua ya? Sekarang saya jadi sensitif. Haha. Misalnya dengar lagu Berkibarlah Bendera Negeriku, nangis. Nonton drama, hati nyesek. Liat kucing mati, rasa nggak enaknya seharian. Belum lagi baper baper nggak jelas karena perkataan orang. Bermacam pikiran yang membuat sesak dada dan kepala, kecemasan yang dibuat sendiri padahal belum tentu terjadi. Ketakutan-ketakutan kosong.
Tapi tahu nggak, bagaimana cara saya melalui semua itu?
"Astagfirullah"
Sependek itu. Istighfar adalah mantra yang paling sering saya ucapkan belakangan ini (padahal harusnya memang begitu, dari dulu, setiap hari). Urusan jadi lancar, rejeki tumpah-ruah. Memang tidak sesuai ekspektasi, tapi nyatanya semua sudah diatur sesuai rencanaNya. Allah tuh master banget dalam hal "Perfect Timing" karena memang hanya Dia Yang Maha Sempurna. Jadwal seminar proposal kemarin 09/09, seminar hasil 16/06, ujian 17/07. Selain mudah diingat, waktunya benar-benar pas. Tidak bertabrakan dengan urusan lain. Sempurna. Yaa semoga kalau nanti saya meninggal, saya juga di 'Perfect Timing' sesungguhnya (Dalam keadaan suci, atau setidaknya sedang berbuat baik).
Setelah lulus nanti belum ada rencana apapun. Terlihat dunia kerja semakin menakutkan. Serius loh. Saya takut bekerja, apalagi di bidang yang tidak saya suka atau tidak dikuasai. Nanti kan jatuhnya bosan, terpaksa, tertekan, pengen resign. Makanya saya takjub dengan mereka yang bersusah payah, mati-matian demi pekerjaannya.
Nikah?
Mmm... Terserah Allah saja. Saya tetap yakin dengan Perfect Timing-Nya.
Udah ya.
Selamat Tahun Baru
Assalamualaikum

0 comments