Cerita Lama

by - Agustus 08, 2024

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh


Tiba-tiba ingat sesuatu, yang harusnya sudah tidak perlu lagi diingat. Haaaahhh... Bagaimana ya. Ini tidak nyaman karena tentang perasaan yang sudah lama terlupakan. Mau minta maaf pada diri sendiri karena telah melupakan perasaan menyenangkan itu hanya karena tidak happy ending.

Okey, cerita yuk.

Saat ini ada drakor yang berhasil menerobos masa lalumu karena kisah dan aktornya yang mirip dengannya. Meskipun jelas lebih tampan sang aktor. Haha. Hanya saja ada beberapa tingkah lakunya yang mirip seperti orang itu. Sebut saja namanya Park Taejun.

Ini dia orangnya!

1. Saat dia tertawa, orang-orang ikut bahagia
2. Saat dia tersenyum, semua orang juga melakukannya
3. Saat dia murung, rasanya seolah ingin melindunginya!

Hah, gila!!! Tapi ya, begitulah. Saya juga pernah merasakan perasaan itu, bahagia karena hal sepele, mendengar namanya disebut. Padahal Park Taejun biasa aja, dia hanya berdiri, berjalan, seperti biasanya. Tapi rasanya seperti mendapatkan hadiah. Kelakuan saya ini mirip dengan stalker ya? Astagfirullah. Tapi untunglah perasaan itu tidak berbalas, jadi saya bisa kembali mendapatkan kewarasan.

Dan tahu apa yang paling mencengangkan? Ini informasi luar biasa yang saya ketahui tanpa sengaja.

Dia mengajak orang-orang ke rumahnya, termasuk saya dong. Sebelum ke rumahnya kami keliling dulu ke tempat wisata, saat sudah lelah dan lapar barulah kami ke rumahnya. Tercengang luar biasa dan insecure parah.

Ternyata selama ini saya jatuh cinta ugal-ugalan pada seorang Putra Mahkota.

Weeee sadar! Rumahnya besar, halamannya seluas lapangan bola, orang tuanya baik sekaliiii...

"Kebunnya luas dan mereka punya banyak pekerja yang digaji dengan layak. Meskipun orang tuanya bukan pejabat, tapi beliau adalah orang paling dihormati di daerah sini. Kaya raya dan baik hati," salah satu teman Si Paling Tau bicara panjang lebar.

"Dia mengajak kita ke sini karena orang tuanya yang minta, katanya sekalian syukuran habis panen."

Mana saya peduli dengan itu semua. Fakta bahwa dia adalah anak tunggal laki-laki membuat saya merasa insecure. Keluarga terpandang dengan putra luar biasa mana mungkin bisa bersama rakyat jelata? Walaupun misalnya Park Taejun juga memiliki perasaan yang sama, saya harus tahu diri dong. Mungkin memang dia menyukai saya, tapi apakah dia dan keluarganya bisa menerima keluarga saya? Tentu bisa jika ini cerita dongeng, tapi sayangnya kita ada di dunia nyata.

Sudahlah, demikian cinta sepihak itu di ikhlaskan - meskipun dengan banyak drama. Haha.

Sampai sekarang saya tidak pernah mendengar kabarnya lagi. Kabar terakhir yang saya dengar adalah pernikahannya dengan seseorang yang saya duga mungkin dari keluarga yang setara dengannya.

Terkadang ada kejadian yang mengingatkan tentang Taejun, salah satunya saat nonton drama. Dan saya hanya bisa mengatakan, "Ah, dia pasti baik-baik saja. Dia pasti bahagia sekarang."

Jadi semoga kami tidak pernah bertemu lagi. Pasti tidak nyaman dan canggung banget. 

Pokoknya jangan ya dek ya.. 😆😆😆


You May Also Like

0 comments