Ternyata di Dunia Nyata Ada!
Kemarin (16/04/14) matahari bersinar dengan cerah ceria cetar membahana dari pagi hingga sore. Atas berkat dan rahmat Allah SWT saya dapat rejeki. God always the best!! Saya diajak nonton Captain America oleh Kak Acho Munandar Ma'mun dan sekalian dibayarin minum oleh si tinggi jangkung seperti tiang Arfah Nur Rahman yang kebetulan ketemu di sana sedang bersama teman saya yang cantik dan super unik Andi Nina Sasmita.
Beda rejekinya, beda apesnya. Sementara asyik-asyiknya nonton, rasa ingin 'pipis' tiba-tiba datang. Benar-benar menyebalkan!! Apalagi saat itu adalah adegan paling menegangkan! Ketika Roger dan Natasha sedang mengecek data dalam FD keren di tempat umum dan waktu untuk mereka ditemukan hanya dalam 9 menit. Wihh... terlewatkan :( karena saya berlari ke toilet.
Nahh... di toilet, saya masuk perlahan-lahan, mengendap-endap seperti maling. Kalau ada yang melihat rekaman CCTV pasti saya akan ditertawai habis-habisan. Setelah tiba di dalam saya merasa lega, tidak ada orang, artinya tidak harus antri. Langsung saja saya memilih 'ruang pribadi' yang saya inginkan. tapi sebelum membuka pintu, saya mendengar ada suara perempuan, menangis!! Ahh.. biasa saja, saya tidak takut, mungkin itu suara-suara dari dalam biskop. Saya mengabaikannya dan masuk, lalu mengunci pintu rapat-rapat!
Ketika saya sudah di dalam, suara tangisan itu kembali terdengar semakin lama semakin jelas. Tentu saja saya penasaran dan berhenti bergerak, menajamkan indera pendengar yang hampir menempel di dinding. Awalnya, saya berpikir peristiwa semacam ini hanya ada di sinetron, atau film horor, tapi ternyata saya salah. Hal semacam ini memang terjadi di dunia nyata.
Seorang perempuan benar-benar menangis di ruang sebelah saya, sesenggukan, terdengar seperti dia berusaha menekan suaranya agar tidak terdengar, tangis tertahan. Sepertinya dia betul-betul kesakitan, terluka, sakit hati mungkin. Karena samar-samar saya mendengar "Kenapa..." dan beberapa kata lainnya yang tidak jelas, perempuan yang menangis ini tak berhenti terisak.
Saya sempat berpikiran jelek, "Jangan-jangan dia hamil!" tapi saya segera menepisnya, tidak baik berpikiran buruk pada orang lain, apalagi itu bukan orang yang kita kenal. Perlahan dia memelankan suaranya, menghirup cairan dalam hidungnya berkali-kali hingga akhirnya ia berhenti terisak. Aku sudah mulai bergerak, sengaja membuat suara dari dalam agar ia mendengar di sana ada orang lain, yang jelas-jelas mendengarnya menangis tadi.
Selesai melakukan ritual, saya keluar dengan santai seolah tidak mendengar apa-apa. Barulah saya melihat perempuan itu, berjilbab, memakai rok hitam dan kemeja merah. Kalau diperhatikan, gayanya mirip anak kuliahan. Whatever.. saya melangkah mendekat, berdiri di sampingnya dan pura-pura memperbaiki jilbab. Tapi tidak berani melihat wajahnya, tidak mau ketahuan kalau saya kepo. Jadi saya keluar, dan bergegas kembali ke dalam bioskop. Ternyata benar, didunia ini ada orang yang menangis di dalam toilet????

3 comments
mw ta' mi juga ditraktir nntn,, klo tdk sm kakak munandar sm kakak ria moo,,,,
BalasHapusmasalah di dunia nyata di toilet kea t4 bagus memng u/ nangis #ehhhhhhhhh
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapushahhaha... pernah yaa?? :D
BalasHapus