Tips Jitu Move On
Ada kalanya, teman yang cerewet sangat berguna. Dan lawan orang cerewet adalah pendengar yang asik. Dari cerita mereka yang mengalir tanpa henti, akhirnya saya mendapatkan ide untuk memposting ini. Hanya beberapa kesimpulan dari cerita teman.
Move on itu apa sih? Saya tahunya sih artinya bergerak tapi jaman sekarang sudah mengalami pergeseran makna, dan tergantung situasi seperti, pindah kelain hati. Situasi ini sering terjadi ketika seseorang putus dengan pacarnya dan kesulitan untuk melupakan. Pada saat inilah akan muncul istilah move on. Kasus klise dari patah hati.
Nah, pada kesempatan ini kita akan membahas itu. Tidak perlu pengantar lebih panjang lagi, langsung saja ya ^_^
1. Tebalkan Niat
Hal pertama yang harus dilakukan untuk move on adalah niat. Berjuta kalipun kamu mengatakan ingin move on, tidak akan berhasil jika sejak awal memang tidak ada niat. Niatkan dari hati paling dalam kalau kamu mau dan bisa melupakan dia. Mudah kan? Segala sesuatu itu diawali dari niat.
2. Delete All
Hapus semua kenangan bersamanya. Sms, foto, video, apapun yang berkaitan dengannya. Hapus semuanya, buang barang yang mengingatkanmu padanya. Kalau ada yang agak mahal, jual online atau dimana saja. Hasilnya, traktir teman-teman kamu makan atau nonton. Jika tidak ada yang ingin menemani, ya nikmati sendiri. Berikan pada pengemis, atau sumbangkan ke mesjid, pokoknya jangan sisakan ditanganmu, habiskan!
3. Manfaatkan Sosial Media
Jaman sekarang siapa sih yang tidak kenal hal yang satu ini? Beragam aplikasi sosmed bisa di download gratis di hampir semua merk ponsel. Tunggu apa lagi, manfaatkan itu. Yang saya maksud memanfaatkan bukan dengan menyindir dia terang-terangan atau semacamnya. Tapi manfaatkan fasilitas hide, remove, atau blokir sekalian agar dia tidak tahu apapun lagi tentangmu dan sebaliknya. Ingat, jangan coba-coba jadi stalker karena niat move on kamu akan gugur dengan sendirinya.
4. Menjauh
Dalam hal ini, yang dimaksud adalah menjauh dari orang-orang yang dekat dengannya. Bukan untuk selamanya, tapi sementara. Menjauh dari orang-orang itu akan mengurangi intensitas kamu mendengar namanya, atau berbicara tentangnya. Pada hakekatnya, move on memang bukan untuk melupakan, tapi mengikhlaskan.
5. Berubah
Bukan menjadi power rangers atau vampir, tapi merubah pola hidup yang sering kamu lakukan jika bersamanya. Contohnya, yang biasa jalan kaki ke kampus, sekarang coba pakai balon udara. Yang tadinya makan pakai tangan sekarang pakai sumpit, yang tadinya makan nasi sekarang fotosintesis. Keren kan? Dijamin kamu move on dengan mudah.
6. Kreatif
Manfaatkan otak kanan kamu untuk melakukan hal-hal yang tidak pernah kamu lakukan sebelumnya. Misalnya berkunjung ke tempat yang belum pernah kamu datangi dengan jalan kaki. Pulang dari sana, kamu akan mempunyai banyak referensi penulisan. Siapa tahu jadi sebuah buku dan bisa best seller.
7. Sibuk
Menyibukkan diri tidak akan membuatmu mengingatnya. Lakukan hal-hal yang kamu sukai seperti motret, melukis, terjun ke jurang, manjat genteng, apa saja.
8. Open Your Mind
Sadarlah, bukan dia satu-satunya di dunia. Masih banyak orang diluar sana yang bisa menggantikannya. Bahkan mungkin lebih baik. Jangan menjadi anak kecil yang tidak bisa paham tentang ini.
9. Jadi Volunteer di Sokola Kaki Langit
Ayolah, sesekali bagikan ilmumu bagi mereka yang membutuhkan. Menjadi volunteer akan membuatmu jatuh cinta tanpa harus berpikir akan move on lagi. Karena kamu akan jatuh cinta pada kepolosan anak-anak disana. Sungguh, itu tidak akan membuatmu patah hati. Lagipula di lokasi, tidak ada jaringan. Jadi kamu akan bebas dari semarak pikiran kusutmu.
Ujung-ujungnya kok begini ya? Haha.... Terlintas begitu saja. Tapi satu hal, move on bukan untuk melupakan tapi mengikhlaskan. Karena bagaimanapun kamu pasti akan ingat, Tuhan merancang memori manusia lebih hebat daripada komputer. Sabar, tunggu dan lihat apa yang akan terjadi.

0 comments