April Hebat Bersama Sokola Kaki Langit

by - April 20, 2015



Yeay!!! April tahun ini benar-benar hebat. Kebetulan, ternyata saya dan beberapa volunteer Sokola Kaki Langit (SKL) berulang tahun di bulan April. Dan hadiah Tuhan untuk kami adalah anugerah kesehatan sehingga kami bisa ikut menjadi volunteer di SKL. Terima kasih Tuhan, telah memberi kami kesempatan dan empat hari hebat di bulan ini. (Bila masih belum familiar dengan SKL, silakan cek postingan saya sebelumnya).

Bulan April adalah kali ke empat program Sokola Kaki Langit diadakan. Volunteer angkatan ke-4 kali ini terdiri dari 15 orang, dari latar belakang yang berbeda, kampus yang berbeda, dan tentu saja pribadi yang berbeda. Namun segala perbedaan ini tertepis ketika mereka berkumpul. Caption favorit saya untuk angkatan ke-4 ini adalah “Ternyata kalian semua sama!” Sama-sama error, gila, stres. Hahaha…

Perjalanan dimulai dengan pendakian, sesaat sebelum pukul 12 siang dan tiba pukul 8 malam. Lama? Iya, karena ada satu volunteer yang bertubuh gemuk. Dia mendaki dengan susah payah, sering istirahat, tapi akhirnya bisa sampai tanpa menangis atau pingsan. Hebat! Ada juga yang menderita asma akut, tapi justru dia yang cerewet sepanjang perjalanan. Terus berbicara dari A sampai Z lalu di ulang kembali dari Z ke A. Meskipun beberapa kali harus menggunakan inhaler-nya, tapi dia bisa tiba di lokasi dengan selamat tanpa trouble sama sekali. Alhamdulillah.

 
Jumat pagi setelah sarapan, kami menuju sekolah demi menuntaskan tujuan utama kami, mencerdaskan kehidupan bangsa! Hehe…Kami memberi semacam Try Out untuk siswa kelas enam sebagai persiapan Ujian Nasional bulan depan. Sementara kelas lain ada yang diberi pelajaran menari, menyanyi, bermain alat musik (pianika), belajar membaca, dan bahasa Inggris. Cukup sulit, tapi seperti yang saya katakan sebelumnya, para volunteer hebat. Mereka bisa mengatasi segala kesulitan dengan cara mereka sendiri. Istilah mereka adalah ‘improvisasi’ dalam mengajar.

Bukan hanya di kelas, anak-anak juga diajak keluar. Kali ini mereka diajak untuk membacakan puisi mereka di tengah lapangan. Terik, tapi itu tidak menurunkan semangat mereka. Malu, tapi mereka berani membacakan hasil karya mereka. Dalam perjalanan pulang, saya baru tahu dari volunteer lain bahwa ada satu anak yang menderita autis. Saya terkejut, karena sepertinya dia biasa-biasa saja, normal seperti anak-anak lain. Semoga seiring dengan berlangsungnya program SKL ini, para volunteer bisa menemukan bakat terpendam anak autis ini. Pasti ada!


Perjalanan pulang dari sekolah kembali butuh perjuangan, karena kami harus menanjak lagi, sesekali singgah untuk beristirahat. Kali ini ada volunteer yang mungkin sedang stress sehingga membuat video lipsync (Taylor Swift – Red), saya yang merekam. Hahaha… Tapi, ah...sudahlah. Terkadang, volunteer juga butuh hiburan.

Sistem piket juga berlangsung lancar, meski sempat molor beberapa kali karena banyaknya jumlah volunteer dan terbatasnya jumlah kamar mandi yang selalu menjadi penyebab utama. Tapi alhamdulillah, kami bisa makan bersama, duduk melingkar berbagi makanan, meski ada yang selalu senang mem-bully, RESE’!!!


Kegiatan sore hari di isi dengan kelas kreatif, kali ini dengan menjahit (membuat boneka/bantal) dan mewarnai. Anak-anak antusias dan hasil karya mereka cukup memuaskan. Saya tidak punya fotonya, hp saya lowbat dan disana mati lampu. Oke, fix!

Sebelum pulang, beberapa anak memberi beberapa surat yang mereka tulis sendiri. Ternyata isinya adalah puisi dan pantun untuk kakak-kakak yang mereka idolakan. Salah satu puisi itu membuat hati meringis di baris pertama. “Aku tahu, kalian akan melangkah pergi”. Ahh…anak-anak ini. Kami akan merindukan kalian ;(
-         

Angkatan ke-4 SKL kali ini, ketua angkatannya sangat sabar, pendiam. Tapi berkat volunteer cerewet itu, dia akhirnya bisa bicara banyak. Dan ternyata, sudah saya katakan mereka semua sama, gila! Tapi tetap saja, terima kasih untuk volunteer angkatan ke-4. Kalian hebat!
-         

Ini hanya sebagian kecil dari banyak kegiatan yang kami lakukan. Saya tidak akan mendetail karena saya senang membuat calon volunteer penasaran. Ingin menjadi bagian dari kami? Silahkan bergabung di angkatan selanjutnya.

Terima kasih…

You May Also Like

0 comments