OPKL's Story

by - April 30, 2015

Yap!!! Hari ini pemberangkatan Orientasi Pengembangan Kemampuan Lapangan (OPKL) ke XIX. Himpunan Mahasiswa Teknologi Pertanian Universitas Hasanuddin (HIMATEPA UH) melangsungkan kegiatan ini selama 4 hari, yaitu 30 April hingga 3 Mei 2015.

"Ikutki OPKL?" adalah pertanyaan rutin yang saya dengar setiap hari dalam sembilan hari terakhir. Di himpunan pun saya ditanya seperti itu. Kepala saya serasa mau pecah ketika mereka mengatakan "kenapa?" karena saya tidak bisa memberikan alasannya. Saya bukan menyembunyikan sesuatu, tapi ada hal yang lebih penting dari ini, tanggung jawab. Mereka akan berpikir saya tidak solid lagi jika saya mengatakan ada yang 'lebih penting' dari OPKL.

Saya tahu ini pilihan yang berat, tapi saya yakin pilihan ini benar. Menunda kesenangan adalah hal yang jarang saya lakukan. Melepaskan hal yang sangat saya sukai adalah musibah, tapi saya sedang berusaha membuat dampaknya positif. Dengan tidak ikutnya saya dalam OPKL kali ini, saya memberi kesempatan pada 'keadaan' lain untuk masuk ke dalam lembaran hidup saya. Saya harus mencoba hal baru.

Berdiri sebagai orang yang mengantar keberangkatan mereka adalah hal yang cukup berat. Mata saya sampai berair, karena rasa senang dan sedih yang meluap disaat yang bersamaan. Senang karena akhirnya OPKL terlaksana, sedih karena tidak bisa ikut. Ramma yang menjadi tujuan perjalanan mereka ada di Malino. Tempat yang sudah saya kunjungi berkali-kali, untuk OPKL, survey, dan liburan. Percaya atau tidak, saya pernah ke sana hanya bertiga, tentu saja saya yang paling cantik karena jadi satu-satunya perempuan yang ikut.

You May Also Like

0 comments