When You Let Me Down

by - Juli 21, 2015

Pagi ini cerah, siang ini terik, sore ini indah, malam ini temaram, hari ini menyenangkan!!!! Jika harus menggambarkan hari ini, itulah yang akan kukatakan. Tapi, kamu tahu hukum alam? Timbal-balik, baik-buruk, bahagia-sedih, selalu berdampingan.

Saya penulis kacangan, yang buruk dan tidak mengerti sastra sama sekali. Saya hanya suka berceloteh, merangkai huruf demi huruf agar bisa dibaca oleh orang lain, tentu saja dengan bantuan spasi dan tanda baca.

Berkali-kali saya mencoba menulis cerita, sedikit yang berhasil, kebanyakan gagal. Fiksi. Dan non fiksi seperti ini sudah lumayan banyak. Saya agak sensitif dengan cara orang mengetik status di media sosial, cara mereka meringkas kata, penulisan huruf kapital yang tidak tepat, bahkan hingga EYD! Karena patokan yang saya gunakan dalam menulis adalah bahasa Indonesia baku yang baik dan benar, kecuali untuk percakapan dalam tanda kutip. Mendengar kata "penulis" juga. Tentu bukan saya, tapi saya ingin menjadi penulis. Pernah beberapa orang memuji tulisan-tulisan saya. Tapi ah, mereka tahu apa? Setelah membandingkan tulisan saya dengan tulisan orang lain, pasti milik saya akan dianggap sampah. Disitulah sifat pengecut saya sering muncul.

Saat down seperti itu, hanya musik yang dapat menyelamatkan atau sebaliknya, hening. Efeknya seperti apa? Saya akan malas melihat laptop dan buku. Semua terasa memuakkan. Apalagi hari ini ada seseorang yang meremehkan saya. Ya saya tahu dia tidak bermaksud meremehkan, tapi yang saya tangkap justru seperti itu. Antara lemas dan bersemangat, saya harus menulis. Menghadirkan sebuah karya yang layak untuk dibaca. Hanya itu.

Terima kasih kepada beliau, karena kejadian hari ini saya memunculkan banyak pikiran positif.

You May Also Like

0 comments