Hati Patah Hati

by - Agustus 24, 2016

Cinta...

Satu kata itu bisa menjelaskan banyak hal. Dia penyebab bahagia dan sedih seseorang. Jatuh cinta memang indah, indaaaaahhhhh sekali. Menurut saya begitu, mungkin banyak yang kurang setuju. Efek dari jatuh cinta bisa menimbulkan dopamine yang berlipat-lipat. Jadi kita bisa merasa bahagia seharian, mungkin hanya dengan satu kata 'hai' atau bahkan hanya memandang dia dari jauh, dari belakang pula! Oke, cinta itu gila. Tapi tetap menyenangkan. Hahahaha

Tapi cinta mungkin sama dengan penjelasan hidup, seperti roda yang terus berputar, kadang diatas kadang dibawah. Saat diatas itulah cinta menjadikan bahagia, saat dibawah justru sebaliknya. Jika sudah di bawah, masihkah ada yang mengatakan cinta itu indah? Tergantung yang mengalami.

Dalam hal ini, orang-orang mengatakan bahwa mereka patah hati, sakit hati, dan sejenisnya, gara-gara cinta, putus misalnya. Memang hati bisa patah? Bisa. Jangan pura-pura tidak tahu, kalau di dunia ini ada yang namanya majas. Patah hati itu sakit ya? Iya. Kok bisa? Tanyakan pada perasaan. Bagaimana rasanya jika orang yang kamu cintai, menempatkan kamu dalam pilihan, antara kamu dan seorang lainnya? Cemburu? Iya, kalau dia tidak tahu kita mencintainya. Beda lagi jika kalian sudah berpacaran, tiba-tiba muncul orang lain yang ternyata 'pernah' dihati pacarmu. Memang tidak masalah jika sikapnya biasa saja, tapi kalau dia mempertimbangkan orang lain itu di posisimu bagaimana? Sakit.

Sakit.
Sakit.
Iya sakit.
Jangan diulang terus. Ada hati yang benar-benar sakit saat ini.

Kuatlah....

You May Also Like

0 comments