Laki-Laki dengan Mata Jernih

by - Juni 15, 2017

Orang yang paling ingin saya temui saat ini adalah dia, laki-laki pemilik mata jernih. Ada yang ingin saya tanyakan secara langsung padanya. Dan semua pertanyaan itu diawali dengan 'kenapa.'

Kenapa dia mau melakukan hal sepele itu?
Kenapa dia menerima apa saja yang saya katakan tanpa sanggahan sama sekali? 
Kenapa dia mengiyakan yang saya minta?
Kenapa bertemu dengannya sangat susah?
Kenapa dia tidak pernah marah jika saya sedang menyebalkan?
Kenapa dia begitu peduli untuk hal yang biasa saja bagi saya?
Kenapa dia begitu khawatir hanya karena saya tidak sahur?


K E N A P A ?

Jangan bilang kalau dia menyukai saya. Kalimat itu sudah terlalu sering mampir di telinga saya dan yang terjadi sebenarnya justru mereka sebenarnya hanya bersikap baik. Tidak lebih. Kali ini pasti juga begitu. Lalu apa gunanya saya ingin menanyakan itu?

Karena itu mengganggu. Bukan dia yang mengganggu, saya tidak masalah jika ada orang yang demikian baiknya pada saya. Tapi orang-orang yang menyaksikan dan mengamati tingkah itu yang sangat mengganggu. Mereka akan membuat argumen ini itu, membicarakan kami di belakang, bahkan membahasnya ketika kami semua berkumpul secara terang-terangan. Rese!

Ah, padahal saya memang suka melihat matanya yang jernih. Apa mungkin setelah lebaran ini kita bisa bertemu? Kamu jauh sih ^^~

You May Also Like

0 comments