Ini Bukan Pembelaan K-Popers

by - Juli 14, 2017

Sekali lagi,  INI BUKAN PEMBELAAN

Banyak yang mengira kalau penyuka idol korea (kpopers) adalah orang-orang bodoh dan suka dengan barang palsu (karena orang korea suka operasi plastik). Hah, itu salah. Mereka pintar dan tahu lebih banyak apa yang orang lain tidak tahu.

Fans k-pop terbukti setia. Dengan banyaknya boy dan girlband yang bermunculan, tapi fandom (fansclub) andalan mereka tetap ada di list pertama. Visual (wajah tampan dan cantik) hanyalah nilai tambah disamping skill mereka dalam menari dan bernyanyi. Asal tahu saja ya, menjadi artis di korea itu tidak mudah. Jika kamu tidak berbakat, tidak akan ada yang melihatmu. Di sana tidak ada idol yang tiba-tiba debut sebagai boy atau girlgroup. Mereka semua menjalani masa trainee di agensi masing-masing. Masa trainee pun beda-beda. Ada yang hitungan bulan, bahkan sampai bertahun-tahun.

Tidak percaya? Saya sarankan nonton Produce 101. Baru-baru ini yang masih ramai dibicarakan adalah Produce 101 Season 2 yang merupakan program survival 101 orang trainee yang akan berjuang memperlihatkan kemampuannya agar bisa debut dalam waktu 101 hari. Hampir 50% pesertanya berusia belasan tahun, yang paling muda berusia 15 tahun. Bayangkan di usia yang masih belia itu, mereka sudah menjadi trainee. Meski demikian, pendidikan tetap nomor satu. Mereka tetap sekolah, belajar seperti pelajar pada umumnya. Lepas dari itu mereka terus berlatih, mengasah kemampuan mereka agar lebih baik. Dan lagi, persaudaraan yang mereka tunjukkan pada sesama trainee memberi pelajaran kalau bersaing itu harus secara sehat dan terbuka, hanya pecundang yang mengatakannya di belakang. Bukankah ini sangat menyentuh?

Kami suka Kpop bukan hanya karena visual mereka yang memang menarik, tapi juga kemampuan lain yang mereka miliki. You know martial art? Banyak trainee bahkan idol yang memiliki kemampuan untuk melakukan bela diri jenis ini. Dan itu keren sekali jika dilakukan di atas panggung. Sumpah!

Dan untuk operasi plastik yang selalu menjadi bahan bullyan para haters. Tidak semua idol melakukan operasi plastik. Beberapa melakukannya karena permintaan agensi, ada pula karena keinginan sendiri. Operasi plastik hanya dibolehkan untuk usia 17 tahun ke atas. Lagipula apa masalahnya? Kamu yang tanggung biaya operasinya? Kamu yang bertanggungjawab atas operasinya? Kamu siapanya? Itu urusan mereka. Kita tidak berhak men-judge karena kita bukan Tuhan. Kadang suka jengkel jika ada yang merendahkan kpopers bahkan sampai ke idolanya. Karena kami suka, apa yang salah? Cemburu?
Terutama yang cowok, kalian suka bola kami diam-diam saja. Kalian nonton GP dan F1 kami ngalah. Kalian merokok, kami yang menjauh. Kami pasang wallpaper korea, dibully sampai laut kering. Apa yang salah kalau kami suka kpop?

Kami suka wajah tampan dan cantik, kami menghargai perjuangan mereka, kami menikmati karya mereka (lagu dan dance), kami kagum dengan attitude yang mereka punya, kami senang atas prestasi yang mereka raih, kami bangga bisa menyebut nama fandom. Kami kpopers, dan tidak ada yang salah dengan itu. Jangan terus menjudge, karena jika kamu tahu apa manfaat yang kami peroleh karena menjadi fans, kamu akan terkejut.

Jadi kalau tidak suka, diam saja. Tidak perlu berkomentar sampai menjelekkan. Kualitas pendidikan seseorang bisa dinilai dari kata-katanya loh!

Gomawo... 
Annyeong!

You May Also Like

0 comments