D H A N -
Assalamualaikum...
Semoga kalian semua sehat dan bahagia. Amin.
Di sini sedang dingin, menggigit. Euhhhhh fuhhhh..... dingin banget!
Okkey, kali ini saya ingin membicarakan seseorang. Sssttt... Tenang, ini bukan gossip. Nggak akan dosa, lagipula dia perempuan. Gender kami sama. Hehe...
Saya punya teman, kenal beberapa tahun lalu, saling hubung di sosmed, tidak begitu akrab, dan ketemu cuma beberapa kali. Terus kenapa mau cerita tentang dia? Dia bukan orang biasa pemirsah. Saya menemukan banyak kebaikan dari dirinya.
Namanya Dhani Ramadhani. Dia dipanggil Dhani, tapi saya dengan santai dan tidak sopan memanggilnya Dhan. Saya kan suka nama dengan penyebutan tidak ribet, jadi kalau bisa satu suku kata ya itu saja. Hehe. Maaf.
Pertama ketemu sih biasa saja, saya malah sempat menilai dia orang yang dingin, jutek gituh! Tapi nyatanya tidak. Tulisan di sosmednya, dia pandai menulis dengan kata-kata yang menentramkan pembacanya. Kalimatnya cerdas dan sopan. Dan saya jatuh cinta dengan tulisan-tulisan itu
Dhan, saya iri...
Wamaa indallahi khair
(Sesungguhnya apa yang ada di sisi Allah lebih baik)
Tidak cukup di tulisannya saja, dia akhirnya menikah tanpa pernah ada kabar dia pacaran (atau cuma saya yang tidak tahu?). Tepuk tangan dong. Hal seperti ini sudah JARANG terjadi di dunia. Dhan menikah dan memiliki seorang anak di tahun selanjutnya tanpa banyak drama (mungkin ada, tapi dunia tidak tahu kan? Karena itu privasi). Kini dia menjadi ibu yang mungkin bisa dicontoh ibu muda lainnya. Lagi-lagi saya jatuh pada tulisan-tulisannya yang terbang sampai ke hati paling dalam. Tulus dan menyenangkan. Cerita-ceritanya tentang kehidupan setelah pernikahan, menjadi istri, menjadi ibu, menjadi wanita super sibuk tapi tetap ingat sama Allah. Keren!
Dan kita masuk di intinya ^_^
Menjadi seorang ibu membuatnya semakin dewasa. Dari segi berpakaian pun demikian. Sopan, rapi, tertutup, namun tetap cantik dan anggun. Muslimah. Saya mungkin (memang) tidak tahu banyak, tapi saya yakin dia bisa menjadi teladan untuk menjadi manusia yang lebih baik (kamu tidak tahu sih bagaimana freak-nya dunia seorang Ria. Haha). Saya juga ingin dekat dengan Allah. Tolong dibantu, dibimbing, diingatkan, ditegur.
Tapi saya menikah saja belum yah, jadi perbaiki diri saja dulu. Nanti jodohnya datang sendiri. Biarkan Allah yang mengatur semuanya.
Saya suka diberi virus semacam ini. Virus kebaikan. Dengan melihat orang yang baik, maka hati kita juga tergerak untuk melakukan yang lebih baik. Pertama pada diri saja dulu. Selanjutnya akan jadi kebiasaan. Dhan bukan satu-satunya orang dengan kebaikan yang pernah saya temui, banyak yang lain. Entah kenapa saya memilih untuk bercerita tentangnya. Atau mungkin karena tadi tanpa sengaja melihat fotonya, atau alasan lain? Mungkin Tuhan melebarkan jalan agar saya melihat ke Dhan yang mungkin bisa menjadi tempat saya bertanya banyak hal perihal menjadi muslimah yang dicintai Allah.
Insya Allah.
Hmmm... Kok saya speechless ya. Ok, itu saja dulu.
Semoga Dhan dan keluarganya selalu diberi kebaikan dari sang Mahakuasa. Amin. Ini fotonya saya ambil di instagram ya Dhan.

0 comments