Aku Takut Jadi PNS
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Sekedar informasi, Pelatihan yang saya maksudkan dalam postingan sebelumnya, tidak lolos tes. Mungkin karena memang tidak berpotensi dan Allah nggak mau saya buang-buang waktu disitu. Ada hal lain yang mungkin lebih baik untuk dilakukan.
Salah satunya tes CPNS, yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Sebenarnya saya takut jadi PNS, tapi takut menyesal juga kalau nggak ikut. MUNAFIK sihh...
Sebagian besar yang mendaftar CPNS pasti berpikir bahwa dengan menjadi PNS, gaji bulanannya sudah pasti, dan akan naik bertahap sesuai golongan, belum tunjangan lain, dan yang pasti tunjangan pensiun yang akan sangat berguna di hari tua kelak. Tapi saya tidak berpikir seperti itu.
Menjadi PNS adalah saatnya tunduk dan patuh pada semua aturan. Saya adalah tipe pembangkang. Tidak cocok. Rata-rata PNS yang saya lihat, memperlakukan seseorang yang jabatannya tinggi secara berlebihan. Hormat, tunduk, layaknya rakyat jelata dan raja. Tinggi banget dan rendah banget. Dan saya tidak suka dengan situasi semacam ini. Saya lebih suka kalau kita semua sama. Hormati sewajarnya kan bisa. Lagipula, saya bukan tipe orang yang menghargai orang lain karena jabatan. Saya kurang respect dengan orang yang gila hormat.
Pengalaman yang masih seumur jagung di bidang pemerintahan kota, saya bisa melihat banyaknya ketidakcocokan dengan orang macam saya. Diperbudak pekerjaan sampai tidak punya me time sama sekali! Sesama PNS, gaji yang sama, beban kerja yang berbeda. Ada yang kerjaannya menumpuk sampai tidak tidur semalaman, ada yang duduk tenang dengan sedikit pekerjaan. Tidak adil, tapi gaji sama. Yang beban kerjanya tinggi, jadi budak pekerjaan. Yang ringan, seolah terima gaji buta.
Saya tidak mau seperti itu.
Tapi apa kamu yakin ingin menjadi PNS? Tentu pemikiran kita berbeda.
Menjadi PNS yang diakui oleh negara. Memiliki jabatan, tugas, dan tanggungjawab. Itu bukan hal sepele untuk dipertanggungjawabkan kelak di hari akhir. Ini yang bikin saya takut. Allah sangat menghargai proses, dan itu akan dibalas sesuai porsinya.
Menjadi PNS akan membuat kita mengikuti arus, berbohong, terbiasa, dan menjadi kebiasaan. Walaupun tidak semuanya begitu, tapi yang saya lihat dan alami nyata seperti itu. Buruk.
Setelah berpikir sampai sini, saya masih mempersiapkan diri untuk ikut tes CPNS. Sungguh diluar nalar. Kadang saya juga bertanya pada diri sendiri, "Apa yang sebenarnya saya inginkan?"
Sampai kapanpun, saya ingin terus menulis. Tidak dikenal pun tak apa. Saya hanya ingin menulis, karena saya merasa bahagia dengan membaca tulisan-tulisan itu.Itulah yang saya inginkan. Namun itu tidak menghasilkan uang. Kenapa ini harus jadi alasan saya tidak boleh menulis?

0 comments