Hujan Deras Sekali

by - Maret 23, 2016

Menjelang tengah malam. Dingin dan mata yang sangat ingin terpejam. Atap rumah berisik dikarenakan tumpahan air langit yang turun, semakin lama semakin berisik. Saya tidak begitu suka dengan hujan, tapi entah kali ini saya merasa nyaman.

Mungkinkah hujan mengerti suasana hati saya lagi? Dia tahu sedang banyak yang saya pikirkan. Dia tahu saya sekarat karena penasaran dengan sebuah kabar yang tidak datang. Padahal sudah seharusnya kabar itu datang, hari ini. Bukan kemarin atau besok. Harus hari ini.

Mau sampai kapan kita melarikan diri? Sampai mati? Bahkan mungkin, di dunia orang mati, kita tetap ingin lari. Saya tidak mau jadi orang seperti itu. Saya ingin kehidupan yang tenang, damai!

Dengan derasnya hujan diluar sana, saya merasa ingin berteriak sekencang mungkin. Pertama, akui. Kedua, hadapi. Ketiga, terima resikonya. Itulah yang harus dilakukan jika memiliki masalah.

Masalah? Ini hanya pikiran-pikiran yang menolak waspada. Selalu saja ada klimaks yang menuntut pertanggungjawaban. Baiklah, tidak masalah. Hujan malam ini, setidaknya membuat tidur semakin nyenyak.

Selamat malam.

You May Also Like

0 comments