Ada yang Kehilangan
Hari pertama puasa.
Rencananya saya ingin bercerita tentang pengalaman pertama tarwih semalam, tentang kekonyolan saya. Tapi tidak jadi. Hari ini ada pelajaran yang lebih dari itu.
Kehilangan. Bukan barang, tapi seseorang. Bukan karena pergi tapi karena benar-benar pergi, meninggal. Yap, seorang perempuan yang akrab dengan saya, kehilangan bapaknya hari ini, di hari pertama puasa! Ahh...hanya orang-orang yang pernah mengalami yang tahu bagaimana rasanya.
Namanya Icha, dia seperti adik bagi saya. Diapun menganggap saya kakak. Tak peduli seberapa sering saya membuatnya kerepotan, tetap saja dia betah. Saya tahu dia kuat, dia perempuan tangguh. Teman-temannya pun mengakui itu. Tapi meski demikian, perempuan tetaplah perempuan, dia punya sisi rapuh juga. Namun saya yakin dia bisa melaluinya.
Kita semua pernah kehilangan, hanya waktu yang membuatnya berbeda.
Betapa Tuhan pandai sekali memberi pelajaran. Dia mengambil nyawa seseorang di hari pertama puasa. Lihatlah, tidak ada yang tidak mungkin bagi-Nya. Saya juga terkejut ketika mendengar berita duka itu. Karena semalam saya mengupload sebuah foto dengan caption "Andai ini ramadhan terakhiku".
Tidak ada yang tahu usia kita sampai kapan. Benarlah kata hadist itu, "Tuntutlah duniamu seakan-akan kau akan hidup selamanya, dan tuntutlah akhiratmu seakan-akan kau akan mati besok."
Selamat jalan Om (bapaknya Icha).
Semoga tenang di sana.
Semoga amal ibadah diterima.
Semoga mereka yang ditinggalkan, tetap tabah dan ikhlas.
Amin.

0 comments