Memory Two Years Ago
It was an accident.
Big.
And I die.
Sulit dipercaya sekarang saya masih hidup. Kuasa Tuhan. Saya selalu percaya itu.
Kejadian itu cukup menarik perhatian dan semua cerita itu hanya saya dengar dari orang-orang. Himpunan heboh lah, temanku berhamburan lah, banyak yang menghubungi lewat ponsel, akun sosmed, dan lain-lain. Saat itu, saya merasa jadi orang keren. Seorang Ria Rahmadani, si cewek mirip laki-laki, kata kebanyakan teman cowok, kecelakaan! Masuk UGD!!! Hahaha
Sampai beberapa hari kemudian, saya belum sadar sepenuhnya, untung masih bisa mengenali semua wajah yang datang menjenguk. Senang juga, karena bisa melihat teman-teman yang sudah lama tidak bertemu. Saya yakin mereka juga tidak percaya dengan hal yang menimpa saya.
Di tabrak oleh sepeda motor, yang dikendari oleh mahasiswa tahun pertama, dengan kecepatan tinggi. Dia bertanggung jawab sih, kasihan juga. Karena katanya kakinya terluka. Orang tuanya datang menjenguk, dan mereka baik. Saya memang tidak ada niat untuk mengajukan kasus ini ke polisi. Karena saya memang tidak ingat apapun, apa yang harus saya laporkan? Sudahlah, lagipula dia tidak kabur begitu saja.
Huff..... Juni yang mengejutkan!
Karena itu, saya memilih resign dari kantor. Penyembuhan total selama tiga bulan, tidak pernah bertemu sinar matahari. Finally, sembuh juga.
Saya rindu berpetualang!!!!!
Sekarang, sudah dua tahun sejak kejadian itu. Teman-teman mengatakan kalau saya tidak berubah. Masih sama seperti dulu. Hanya saja, beberapa diantara mereka was was untuk hal yang berkaitan seperti kecelakaan itu. Mereka seperti mengkhawatirkan kejadian itu terjadi lagi.
Apapun.....terima kasih untuk hari itu. Hingga sekarang pun saya masih bersyukur dengan hari itu. Takdir pasti melakukannya untuk suatu tujuan. Demikian dengan yang saya alami selanjutnya. Tuhan memberi kejadian itu, karena suatu alasan. Percayalah....
"Maka nikmat Tuhan mu mana lagi yang kau dustakan?"

0 comments