Menulislah, Agar Puasamu Kuat
Selamat akhir pekan!
Bagaimana kabarnya puasa hari ke enam? Pasti kuat dong...
Yeah...kali ini saya akan bercerita tentang menulis. Membosankan ya? Hmm...tapi menurut saya tidak. Di bulan ramadan kali ini, saya memiliki banyak proyek (Pribadi. Haha). Saya ingin menulis al Qur'an dengan tangan, menulis novel. Tapi apa itu mungkin?
Dua hari ini saya sudah mencoba menulis novel. Sejauh ini baru sepuluh halaman A4. Novel itu rencananya akan bercerita tentang cinta dan ketulusan yang sangat besar namun takdir berkata lain. Waahhhh...kalau memang novel ini jadi, ceritanya akan sangat menyakitkan. Kenapa? Saya ingin menyadarkan banyak orang bahwa tidak semua kisah cinta itu berakhir bahagia. Mereka harus menerima kenyataan bahwa cinta pasti ada rasa sakitnya juga. Iya kan?
Pernah saya menulis di pm BBM,
"Mimpi buruk, satu tulisan jadi. Sakit hati banyak tulisan jadi. Jatuh cinta, tidak ada jadi barang-barang."
Banyak yang tertawa membacanya. Tapi memang benar kan? Ada juga yang menegur. Bodo' amat. Saya hanya ingin memancing orang-orang, kalau masalah cinta memang selalu menarik perhatian. Hingga sekarang saya belum pernah mem-publish kisah cinta saya. Hanya kisah orang-orang, egois ya? Bukan begitu, hanya saja, saya tidak tahu ingin memulainya dari mana.
Saya sering menulisnya, tapi hanya sampai di satu dua halaman saja. Sampai sekarang, tulisan itu sudah menumpuk banyak, ratusan file. Dan tak ada seorang pun yang pernah membacanya. Haha
Ada hal-hal yang tidak perlu dunia tahu.
Pokoknya menulis saja. Apalagi puasa begini, tidak ada kerjaan. Kalau ibadahmu yang lain sudah terlaksana, baru menulis. Biasanya lancar. Coba deh.

0 comments