Februari ini Kenapa Sih?
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Bulan Februari 2023 luar biasa!!! Dalam 1 minggu, saya dapat banyak sekali surprise yang sama sekali tidak terpikirkan. Dan saya masih batuk.
Pertama.
Hari Senin yang indah dan ramai karena kampus sudah kuliah perdana lagi. Di dalam lab, saya tidak bisa fokus karena kepikiran kejadian pagi tadi. Dimarahin ojol karena cancel weh!!!
Pov ojol : Dia marah karena dia sudah tiba di titik jemput terus saya langsung cancel.
Pov saya : Saya sudah cancel dari tadi.
(Bukti dan ss chat sama drivernya tidak diaupload karena nanti saya bikin masalah baru!)
Jadi ceritanya begini.
Karena menurut saya sudah cancel pas nyambung tadi, jadi saya gak mikir apa-apa lagi dong soal itu. Ke kamar mandi, hp bunyi. Saya abaikan, karena palingan dari teman di kampus. Keluar dari kamar mandi, masih nelpon, nomor baru ternyata dan kayaknya penting. Padahal biasanya saya tidak jawab kalau nomor baru, ini kok saya jawab?
Saya tidak bicara dulu, sampai dia bilang halo duluan.
"Halo."
Terus saya bilang, "Ya, siapa?"
Tau nda dia bilang apa?
"Dimanako?"
Saya kaget dong. Ini orang maksudnya apa, nelpon tiba-tiba, langsung kasar begitu ngomongnya. Saya baru mau bilang "Maaf, salah sambungki," tapi dia langsung lanjut bilang ginih,
"Kenapa kau cancel ki? Adaka 10 menit tungguiko kenapa mu cancel? Turun performaku gara-gara cancel mubikin."
Dari mas ojol. Pokoknya dia marah-marah. Saya cuma bisa minta maaf di sela-sela dia ngomong. Dan telepon ditutup. Saya kira sudah selesai, masih lanjut dong. Dia chat panjaaaaaang sekali. Pokoknya dia maraaahhhh sekali. Pokoknya dikepalanya, Performanya turun hari ini karena saya cancel order!
Saya akui saya salah karena sudah cancel. Tapi tuduhan yang dia bilang itu tidak benar, yang bikin dia menunggu 10 menit. Saya kan sudah cancel, saya sering salah pencet dan tiba-tiba order, makanya saya cancel secepatnya supaya drivernya tidak berangkat. Dan hari ini saya pastikam kalau saya sudah cancel. Saya buka riwayat pesanan, saat saya sudah cancel, kenapa driver masih bisa chat saya di aplikasi? Artinya aplikasinya yang error.
Tapi masnya tidak mau tau, pokoknya saya yang salah! Katanya dia mau datangi saya ke rumah. Katanya mau perpanjang masalah ini. Keluarlah semua umpatan dan makian yang dia punya. Sampai saya dibilang buat apa sekolah, buat apa beragama, bab1
Saya mengerti kalau bapaknya marah. Dia mau nuntut juga percuma, saya kan pengangguran. Dikit lagi aja dia ngomong, saya akan bilang sesulit apapun hidupta, percaya mki hidupku jauh lebih sukit dari kita.
Karena maaf saya tidak berguna lagi, jadi saya hubungi pihak ojol tersebut dan menyerahkan bukti kalau saya di ancam dan dimarahi. Dan meminta pada mereka kalau performa driver seharusnya tidak dihitung dari berapa banyak cancel, tapi berapa kali antar pelanggan/pesanan. Kalau cancel kan lebih sering karena masalah customer. Gak adil juga untuk driver kalau mereka yang menanggung.
Pokoknya seharian saya pikir itu, malamnya cek hp, kan chatnya saya arsipkan jadi tidak muncul, jadi saya cari di sana. Ada 1 chat dari mas ojol. Ternyata istrinya, beliau minta maaf atas nama suaminya. Saya maafkan mba, semoga rejeki masnya dan mba nya melimpah ruah. Aamiin.
Kelar 1 urusan.
Kedua.
Hari Jumat yang haqiqi, saya jalan kaki ke puskesmas antara dan menunggu di sana untuk cek penyakit batuk berdahak yang sudah seminggu lebih ini bikin saya frustrasi!!!
Ternyata hari Jumat, puskesmas mulai buka 08.30 ya? Saya kepagian dong. Belum lagi karena pakai bpjs luar Makassar, jadi saya ditanya banyak hal dan berdiri di sana bikin penglihatan saya gelap.
Ya Allah, jika kalian sehat syukuri itu sampai mati!
Kalau nikmat kesehatan itu Allah cabut, kita bisa apa?
Selanjutnya ukur tekanan darah, kayaknya rendah banget, tapi perawat gak bilang apa-apa. Karena pasti kelihatan kalau wajah, mata saya pucat banget!!! Apalagi sekarang lagi mens.
Tidak lama, dipanggil masuk ke ruang periksa. Dokternya tanya batuk sudah berapa lama? Saya bilang seminggu lebih. Jadi beliau cek kondisi paru-paru, tarik dan buang napas. Katanya normal. Cuma untuk mendeteksi ada tidaknya bakteri lain yang mengganggu, makanya saya diminta tes dahak. Karena saya sudah batuk berdahak lebih seminggu, dan itu sungguh sangat menyakitkan. Maka apapun yang diminta dokter, saya pasti lakukan.
Minta botolnya, dan menampung dahak di sana. Saya kaget sendiri saat melihat dahak saya yang kuning dengan bercak yang mungkin darah.
Astagfirullah...
Disitu saya langsung kepikiran belum lulus tes toefl, belum seminar hasil, belum ujian meja, belum ngapa-ngapain!!!!
Ya Allah, kalau memang hasilnya positif, kuatkan hamba untuk menjalaninya. Kalau negatif, Alhamdulillah. Rencana sebelumnya bisa segera direalisasikan.
Semangat 누나
Kamu pasti bisa

0 comments