Bercerita Tentang Indonesia Yuk!
Halo teman-teman, sehat? Alhamdulillah.....
Sebentar lagi adalah peringatan hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-70. Apa yang berubah? Dengan senang hati saya meneriakkannya dari atas tebing, "Lahan pertanian semakin berkurang, keindahan alam mulai terusik karena banyaknya pendaki yang mengaku 'pecinta alam' tapi meninggalkan sampah paling banyak!" Puas? Belum.
Anak SD, SMP, SMA, diusia yang masih sangat muda, banyak diantara mereka yang fasih mengumpat, mengatakan hal-hal yang tidak sopan. Bahkan sering saya jumpai anak muda yang nongkrong dan meneriaki setiap perempuan yang lewat dengan bahasa yang (maaf) kurang ajar. Mungkin bagi kalian itu hanya iseng, hal wajar, tapi tidak semua orang suka diperlakukan seperti itu. Bagaimana jika perempuan yang lewat itu suasana hatinya sedang buruk? Bagaimana jika ia baru saja diputuskan atau PMS? Saya jamin 100% mereka lebih berbahaya dari tukang begal. Huffff....anak-anak jaman sekarang.
Indonesia juga semakin maju, perkembangan teknologi ternyata sangat berpengaruh. Ujian Nasional kemarin sudah menggunakan komputer. Semua anak sekolah sudah punya ponsel, ipad bahkan DAN MEMBAWANYA KE SEKOLAH!
Saat ini, siaran televisi mempunyai andil besar dalam hal karakter anak-anak. Dulu, bisa dibedakan dengan jelas tontonan untuk anak-anak, remaja, dewasa. Sekarang? Saya yang sudah dewasa bahkan lebih memilih film kartun daripada berita artis. Entah kenapa kepala saya menolak semua tayangan yang ada di televisi. Tidak mendidik, tidak sopan, berlebihan, dan mati kreativitas. Dari sekian banyak, ada satu stasiun televisi yang saya suka dan menikmati programnya. Saya sudah mengirim lamaran kesana, tapi sepertinya saya ditolak. Hahaha...
Di media manapun, televisi, radio, koran, internet, semua sibuk mengkritik presiden. Saya rasa akan lebih berguna jika mereka bergerak langsung, bukan bicara SAJA. Demikian juga dengan artis yang menikah, lahiran, bercerai, kenapa kalian yang pusing? Itu hidup mereka. Kamu juga punya hidup kan? Sudah beres? Makanya....tidak usah ikut campur kehidupan orang lain.
Belakangan, saya lihat di berita harga daging sapi MAHAL. Impor lagi?? Masih mau mengejek profesi mereka yang menggembala sapi? Hargailah.....
Kurs juga sudah mencapai 13 ribu lebih, wow!!
Baru-baru ini ada resufle kabinet enam orang. Apa yang akan terjadi?? Ahh... Pak Presiden, jaga kesehatan ya. Pemerintahan anda sedang tidak mudah.
Oh iya, para veteran. Para pejuang yang mempertaruhkan nyawa demi Indonesia, bagaimana hidup mereka? Saya miris melihat berita di televisi atau membaca di sosmed tentang betapa miskin dan menyedihkan hidup mereka. Mereka hidup jauh dari kata cukup. Padahal seharusnya merekalah yang menikmati hasil pertarungan nyawa demi Indonesia. Bisakah mereka digaji dengan nilai yang wajar? Yang menjamin hidup mereka setiap bulan. Sadarlah...... 17 Agustus yang kita rayakan 69 tahun berturut-turut adalah karena mereka!!!!!
Hai yang kerjanya hanya mengkritik, tanyakan pada dirimu sendiri, apa yang sudah kamu lakukan untuk Indonesia? Lebih baikkah dari mereka yang kamu kritik?
Postingan ini juga contoh. Dari awal paragraf sampai ini, yang dibahas hanya hal negatif. Padahal Indonesia punya banyak hal membanggakan. Putra-putri terbaik bangsa selalu mengharumkan nama Indonesia di negara lain karena memenangkan lomba. Budaya Indonesia yang beragam juga mulai dikenal di mancanegara. Dan yang paling digemari pemuda pemudi Indonesia saat ini adalah dunia traveling, yang membuktikan pada dunia bahwa ada banyak sekali serpihan surga di Indonesia dari 0 kilometer (Sabang), sampai wilayah Indonesia paling timur (Merauke).
Saya anak Indonesia.
Dan saya bangga.
