One Big Family
I wonder why you and me fight each other
Don't you see the similarities between us?
Take a minute and see yourself in the mirror
You look like me, those eyes, lips - you can't deny
Have you thought about
Why we look the same?
Why we feel the same?
Don't tell me it's by chance
Oh, you're my brother
You're my sister
We're one big family
Oh, you're my brother
You're my sister
Just one big family
It doesn't matter if you live far away from me
You feel I feel, you bleed I bleed, you cry and I cry
We sleep and dream
Sometimes we're sad, sometimes we're happy
You breathe I breathe
We love, walk, talk and we smile
Have you thought about
Why we look the same?
Why we feel the same?
Don't tell me it's by chance
Oh, you're my brother
You're my sister
We're one big family
Oh, you're my brother
You're my sister
Just one big family
I care about you
And I wish you could realise
There's no difference between us two
We're part of one family
No matter how far you are
And even if we don’t know each other
Oh, you and me, me and you, we are one
Oh, you're my brother
You're my sister
We're one big family
Oh, you're my brother
You're my sister
Just one big family
ONE BIG FAMILY. Lagu Maher Zein ini sangat menyentuh, tidakkah kalian merasakannya? Lagu ini bercerita tentang orang-orang yang bertengkar tanpa menyadari bahwa mereka sama, mereka satu rasa, mereka bersaudara!
Sejak mendengar lagu ini, saya langsung suka. Lirik yang sangat tepat menggambarkan hubungan yang sering terjadi di keseharian saya. Bertengkar dengan saudara, dengan teman, dengan senior dan junior, padahal kami saling menyayangi.
Ahh... Saya rindu teman-teman SMA, saya rindu teman-teman di kampus khususnya HIMATEPA. Saya rindu teman-teman seangkatan di UKMF-UH, meskipun saya tidak aktif disana. Saya rindu teman geng aneh yang entah kami kenal dimana. Saya rindu penghuni Pondok Mutiara 1. Dan masih banyak lagi....
Intinya saya rindu dengan orang-orang yang sering membuat saya kesal, sering membully. Karena merekalah saya bisa kebal bully-an, bahkan menikmatinya dengan tertawa lepas. Mereka yang selalu mencari masalah dengan saya, kemudian setengah mati merindu membujuk....ahhhh, saya rindu masa-masa itu. Eh tidak, orang-orangnya saja. Karena menyenangkan bahkan melegakan melihat mereka segan dan putus asa ketika tahu saya marah. Wajah-wajah itu... Ah Tuhan, saya merindukan teman-teman saya.
Satu lagu, segunung rindu. Terima kasih Maher Zein.

0 comments