Gift

by - September 01, 2022



Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Selamat siang.

Tahu kah linglungnya saya pagi ini? Santai banget nyuci baju, bersenandung, karena dikira hari ini Sabtu, libur! Dikira juga masih Agustus, ya Allah...

Padahal harus ke kampus, berburu ttd dan akhirnya selesai. Lanjut hari Senin aja. Pulang ke rumah karena menstruasi tidak pernah mudah. Pengen makan orang!!!

Tentang Agustus yang baru saja berlalu, bagi saya adalah momen terhebat tahun ini. Di postingan sebelumnya sudah saya ceritakan tentang hari kemerdekaan RI, Gubernur Cup, dan Roadshow Yuk Ngaji Makassar. Ternyata minggu selanjutnya lagi ada Tabligh Akbar di GOR UNHAS, ikut dong. Akhirnya bisa melihat langsung ustadz Das'ad Latif. Subhanallah acaranya keren, megah, dihadiri Maba 2022 yang memakai hitam putih. Saya dan Fachriannah nyelip diantara mereka. Pulang dari sana kehujanan sampai benar-benar basah, ketika tiba di rumah hujannya berhenti 😭😭😭

Kami ke mtos, makan di Gokana karena Iie baru gajian. Makan banyak sampai piringnya bersih tanpa sisa, kenyang!!!

Terus malamnya, di grup CAC ada obrolan tentang lomba Gubernur Cup divisi Traditional Bow di Maros, yang sudah saya ikhlaskan dilewatkan saja tahun ini. Karena jarang latihan, lokasinya juga kurang tahu dimana. Tapi karena dorongan dari 3 coach, akhirnya saya iyakan. Saya ikut turnamen keesokan harinya setelah hujan-hujanan sore kemarin!

Alhamdulillah saya tidak sakit atau flu, semua sehat. Naik ojek ke rumah Coach Ira dan bersama coach Wawan yang menyetir, kami berangkat ke lokasi. Jauh 😅😅

Lomba dimulai. Panas sekali.
Seperti biasa setelah babak kualifikasi nama peserta disebutkan satu persatu yang berhak ikut dalam babak eliminasi 32 besar. Saya di urutan 14 yang berarti lolos ke babak eliminasi 32 besar. Awalnya saya kira saya akan terhenti di 32 besar, karena selama ini jarang latihan. Tapi ternyata lawan saya sepertinya lebih jarang latihan karena skor saya meskipun rendah tapi tetap lebih tinggi darinya. Dan saya lolos ke babak 16 besar. Di sinilah tenaga saya terkuras habis. Keinginan untuk pulang berkoar-koar dan akhirnya saya gugur di 16 besar. Lawan saya adalah juara kejurnas tahun ini, sebuah kehormatan. Lain kali kalau ketemu lagi, saya sangat ingin menang. Muncullah keinginan untuk upgrade lbs, tapi tidak punya uang 😂😂😂

Pokoknya Agustus tahun ini luar biasa!!!!! Dan yang lebih menarik, saya bertemu seorang archer yang tipeku banget, suka sama namanya 🤭

Astagfirullah.
Ya Allah, lindungi hambaMu ini.

You May Also Like

0 comments