Review Drama Reply 1988
Annyeong haseyo... ^_^
Halo teman-teman pecinta drama korea!
Eitss... bukan hanya pecinta drama korea, tapi bagi semua penggemar film, drama, anime, dan semua genre. Kali ini saya merekomendasikan sebuah drama 20 episode yang sangat menyentuh dan menggugah perasaan semua umur. Bagi yang TIDAK SUKA dan TIDAK TERTARIK sama sekali dengan korea, ini adalah kesempatan untuk melihat dari sudut pandang lain. Drama ini adalah salah satu yang paling saya rekomendasikan untuk ditonton. Apalagi yang suka menulis, saya yakin setelah menonton drama ini, kamu ingin tahu dan kenal dengan penulisnya.
Drama Reply 1988 merupakan bagian terakhir dari Reply Series, dimana sebelumnya sudah ada drama Reply 1997, dan Reply 1994. Drama ini rilis Desember 2015 sampai Januari 2016. Ini sudah tahun kedua setelah drama itu tamat dan saya masih belum bisa lepas dari semua momennya. Sesuai judul, Reply 1988 merupakan drama yang berlatar belakang tahun 1988, saat semua pemeran utamanya berada di usia remaja (SMA).
Reply 1988 menceritakan tentang lima sahabat yang bertetangga sejak mereka kecil. Mereka hidup di sebuah kompleks perumahan di Samundong. Mereka berlima tumbuh bersama dengan sifat dan otak yang berbeda. Dong Ryong, anak laki-laki bungsu di keluarganya. Ayahnya adalah guru di sekolah dan dia bersama temannya sering mendapat hukuman. Taek, pemain baduk (catur korea) profesional, jenius, tapi bodoh dalam segala hal. Putra tunggal dari seorang single parent. Satu-satunya yang tidak bersekolah diantara mereka berlima tapi merupakan aset negara, karena ia adalah atlet yang mengharumkan nama negara. Sung Woo, anak cerdas yang hidup pas-pasan bersama ibu dan adiknya yang masih kecil. Paling pintar dan normal diantara mereka berlima. Kim Jung Hwan, sosok yang dingin, tidak tahu mengungkapkan perasaan pada orang yang ia sayangi. Dia sebenarnya anak yang sangat perhatian, tapi semua orang menganggapnya penyendiri karena lebih banyak diam. Junghwan punya kakak, dan orang tua yang amat sangat lucu. Mereka adalah orang kaya baru setelah kakaknya memenangkan lotere, hidup mereka berubah drastis. Dan yang terakhir adalah Sun Duksun. Dia merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Sering bertengkar dengan kakak dan sering memarahi adiknya. Ibunya penyabar dan ayahnya orang yang tidak tega-an terhadap orang lain.
Drama ini menceritakan semua hal sederhana di sekitar kita. Bagi generasi X, alias generasi tahun 80 sampai 90-an, pasti mengerti dan tahu betul semua hal konyol, bodoh, dan memalukan yang dilakukan pada saat itu. Mereka membuat drama ini dengan sangat apik. Sementara bagi generasi milenial, kalian bisa melihat kehidupan sebelum kalian lahir. Kehidupan sebelum ada ponsel, sangat menyenangkan!
Mereka mewawancarai Duksun dari masa sekarang, untuk menceritakan kisahnya ketika tahun 1988. Begitulah sehingga drama ini menggunakan alur maju-mundur.
Reply 1988 menceritakan kisah cinta yang kompleks. Drama ini mengajakmu merasakan mencintai seseorang yang ternyata mencintai orang lain, mencintai seseorang tapi ternyata sahabatmu juga menyukainya, mencintai seseorang tapi dia tidak sadar, mencintai seseorang tapi orang tuamu tidak merestui. Tidak hanya itu, cinta dan kasih sayang teman, saudara, orang tua, dan tetangga juga dikisahkan dengan sangat cantik dalam drama ini. Betapapun menjengkelkan dan kekurangannya kalian hidup, selalu ada yang dapat disyukuri, keluarga.
Ceritanya juga tidak seputar cinta dan keluarga, tapi juga kerjasama dengan tetangga, saling perhatian, dan tentu saja ada unsur komedi. Kalian tidak akan sanggup menahan tawa saat scene yang hanya bisa dilakukan generasi X ditampilkan. Hahaha.
Episode demi episode, saya tidak menemukan kekurangan dalam drama ini. Saya betul-betul menikmati dari awal hingga akhir. Dari semua teman yang saya tawarkan untuk menonton ini, mereka mengatakan para pemain (aktor-aktris)-nya yang kurang greget. Tapi menurut saya, mereka berakting dengan baik, sangat baik malah. Mungkin banyak yang bilang tidak tampan, tidak cantik, tapi lihat drama ini dulu, kalian akan berubah pikiran. Untuk yang laki-laki, mungkin kalian ingin menjadi Junghwan. Kalau penasaran, nonton saja.
Drama ini menceritakan semua hal sederhana di sekitar kita. Bagi generasi X, alias generasi tahun 80 sampai 90-an, pasti mengerti dan tahu betul semua hal konyol, bodoh, dan memalukan yang dilakukan pada saat itu. Mereka membuat drama ini dengan sangat apik. Sementara bagi generasi milenial, kalian bisa melihat kehidupan sebelum kalian lahir. Kehidupan sebelum ada ponsel, sangat menyenangkan!
Mereka mewawancarai Duksun dari masa sekarang, untuk menceritakan kisahnya ketika tahun 1988. Begitulah sehingga drama ini menggunakan alur maju-mundur.
Reply 1988 menceritakan kisah cinta yang kompleks. Drama ini mengajakmu merasakan mencintai seseorang yang ternyata mencintai orang lain, mencintai seseorang tapi ternyata sahabatmu juga menyukainya, mencintai seseorang tapi dia tidak sadar, mencintai seseorang tapi orang tuamu tidak merestui. Tidak hanya itu, cinta dan kasih sayang teman, saudara, orang tua, dan tetangga juga dikisahkan dengan sangat cantik dalam drama ini. Betapapun menjengkelkan dan kekurangannya kalian hidup, selalu ada yang dapat disyukuri, keluarga.
Ceritanya juga tidak seputar cinta dan keluarga, tapi juga kerjasama dengan tetangga, saling perhatian, dan tentu saja ada unsur komedi. Kalian tidak akan sanggup menahan tawa saat scene yang hanya bisa dilakukan generasi X ditampilkan. Hahaha.
Episode demi episode, saya tidak menemukan kekurangan dalam drama ini. Saya betul-betul menikmati dari awal hingga akhir. Dari semua teman yang saya tawarkan untuk menonton ini, mereka mengatakan para pemain (aktor-aktris)-nya yang kurang greget. Tapi menurut saya, mereka berakting dengan baik, sangat baik malah. Mungkin banyak yang bilang tidak tampan, tidak cantik, tapi lihat drama ini dulu, kalian akan berubah pikiran. Untuk yang laki-laki, mungkin kalian ingin menjadi Junghwan. Kalau penasaran, nonton saja.
Tentang keluarga, persahabatan, cinta, pengorbanan, kepercayaan, kebanggaan, barang berharga, pengertian, kepolosan, kegembiraan, kesedihan, kegilaan, semua lengkap dalam drama ini. Yang belum pernah nonton drama korea, sekali ini saja dicoba. Saya yakin kamu akan berubah pikiran. Drama ini memenangkan penghargaan sebagai drama terbaik, dan beberapa penghargaan lain untuk soundtrack dan artisnya.
Terakhir, kamu akan terpana dengan sosok bernama Jinjo, adik Sungwoo yang sangat menggemaskan.
Selamat menonton ya ^_^
Jaljayoo...
#ODOPbatch5
#Review
#onedayonepost
#tantangan3
#day15
Terakhir, kamu akan terpana dengan sosok bernama Jinjo, adik Sungwoo yang sangat menggemaskan.
Selamat menonton ya ^_^
Jaljayoo...
#ODOPbatch5
#Review
#onedayonepost
#tantangan3
#day15
![]() |
| Drama Kebanggan, Reply 1988 |


0 comments