Waktu

by - Februari 26, 2018

Kelak suatu hari, akan ada momen yang dirindukan. Akan ada penyesalan kenapa tidak melakukannya sebaik mungkin waktu itu. Akan muncul banyak 'seandainya' dalam setiap tutur. Tapi akhirnya kita sadar itu tidak mungkin.

Waktu adalah hal paling egois yang pernah ada. Dia terus berjalan setahap demi setahap. Tidak pernah menunggu apalagi jika kamu meminta kembali? Waktu bertugas selalu maju, bukan berhenti atau mundur.

Dengan ada atau tidaknya dirimu, bahagia atau tidaknya dirimu, berhasil atau tidaknya dirimu, waktu tidak akan pernah peduli. Waktu tetap berjalan sebagaimana ia selalu berjalan.
Kita di tempat gelap membutuhkan terang, dari apapun, sekecil apapun. Tidakkah hatimu memilikinya? Dunia ini terbatas pada hal-hal yang tidak bisa kita jangkau. Tapi kita bisa menciptakan, buatlah. Itu gunanya Tuhan memberimu tangan dan kaki, serta otak untuk berpikir.

Orang tua bekerja keras hingga peluh mereka tidak berarti apa-apa hanya agar anaknya bisa sekolah tinggi dan menjadi manusia yang benar-benar layak untuk bisa disebut manusia. Kita sekolah bukan untuk mendapatkan nilai matematika dan bahasa Inggris sempurna. Itu hanya pelengkap, sekolah ada agar kita bisa membedakan mana yang benar dan yang tidak, mana yang baik dan buruk, mana teman mana musuh. Seiring waktu kamu akan mengerti. Kenapa semua ini terjadi, kenapa semua ini misteri.


You May Also Like

0 comments