Teman Sejati Itu Ada

by - Februari 16, 2015

Kalau kalian punya teman yang berharga, saya juga.

Terserah namanya mau teman, sahabat, teman dekat, tempat curhat, terserah. Bagi saya nama itu tidak penting.

Orang yang satu ini, cewek cantik, manis, lahir tanggal 28 juni 25 tahun yang lalu. Kami mulai kenal di SMP kelas 1. Selalu dalam kelas yang sama hingga lulus. Kami kembali mendaftar di SMA yang sama, ketika kelas X kami tetangga kelas. Dia X2, saya di X3. Kami memasuki ekstrakurikuler yang berbeda. Dia di PMR, saya di PRAMUKA.

Sibuk di bidang masing - masing tidak membuat kami jauh. Karena setiap pulang sekolah, kami dan teman - teman yang lain selalu pulang jalan kaki, mengobrol sepanjang perjalanan, meski matahari jelas - jelas sedang memamerkan teriknya.

Kelas XI, kami mengambil jurusan yang sama, Ilmu Alam (IA), dan kami kembali sekelas di XI IA 2. Sebangku, sebelah kiri paling belakang. Kelas XII juga begitu. Anak SMA, masih labil, sudah mengenal yang namanya curhat tentang si 'anu'.

Tamat SMA kami berpisah. Dia ke Kalimantan dan tinggal di sana sampai sekarang. Katanya hanya satu alasan yang pasti akan membuatnya pulang ke Sulawesi, kalau saya nikah. (-_-') Yuuhuu...

Kuliah sampai lulus, kami hanya berkomunikasi lewat ponsel. Tidak setiap hari, hanya kadang -kadang. Kadang kalau saya butuh bercerita, pasti lari ke dia dan dia selalu ada. Segunung masalah yang saya alami, saya ceritakan ke dia dan dia selalu punya kalimat yang singkat tapi berkesan sebagai kekuatan untuk saya melawan masalah itu. Dia sering menyebut saya dengan 'gundul' atau 'ndul' padahal rambut saya panjang tak terkira. Haha.

Pokoknya dia tau semua cerita - cerita bodoh saya, dia tau bagaimana saya, dari yang buruk sampai yang agak baik. Dia motivator saya yang terhebat sejak dulu, waktu perang sama skripsi, pengangguran, kerja, masuk RS, sampai kasus - kasus lebay tentang patah hati.

Saya bersyukur punya teman sepertinya, meskipun jauh tapi dia selalu bisa dihubungi. Selalu membalas pesan bagaimanapun telatnya. Dialah yang selama ini saya panggil dengan sebutan Ibu Peri......

Thanks to always be my Fairy Godmother <3<3

You May Also Like

0 comments