Cie Rindu
Hahaha... Ada yang rindu. Paling menyenangkan jika kita menganggu orang yang sedang mengalami siklus satu ini. Tapi bagaimana jika kamu yang mengalaminya?
Ya, gara-gara membongkar isi galeri foto, saya mengingatnya. Bagaimana tidak, fotonya banyak, dengan jenis foto yang paling saya suka, candid. Natural, alami tanpa kebohongan. Karena dia memang seperti itu, apa adanya. Kenapa pula saya merindukannya? Karena sudah lama kami tidak bertemu. Kenapa hanya dia? Jangan banyak tanya!
Apakah rindu juga butuh alasan? Rindu ya rindu. Alasannya karena rindu, apa lagi? Saya tidak akan menyebut nama atau inisial. Karena prinsip saya di blog ini, tidak sembarangan menyebut nama orang. Jika bercerita tentang mereka, sudah selayaknya identitas mereka dilindungi. Lagipula, beruntung sekali orang yang bisa diceritakan dalam blog saya. Jarang-jarang saya bercerita tentang orang lain, kecuali yang saya kagumi.
Sedang apa dia sekarang? Baikkah? Itu terus menjadi pertanyaan. Ingin menghubungi, tapi saya malu. Dia bukan tipe orang yang bisa dihubungi hanya karena 'alasan' rindu. Jadi teruslah menebak dan berdoa semoga dia baik-baik saja. Karena dia tidak aktif di dunia maya. Hebat bukan? Dia berbanding terbalik dengan saya.
Kami berbeda dalam banyak hal. Dulu, sering kami berdebat tentang perbedaan itu. Tidak ada yang menang dan kalah, karena pasti berakhir dengan tawa. Dia menyenangkan! Dia adalah teman, kakak, adik, guru, bahkan orang tua bagi saya. Siapa bilang dia tidak menyebalkan? Huh!! Sangat! Tapi ada quote yang mengatakan, bahwa orang yang paling menyebalkan bagimu adalah orang yang paling peduli padamu. Semoga saja itu benar.
Ahh....saya merindukannya. Berkabarlah.

0 comments