Orang yang Layak Dikagumi

by - Mei 02, 2016

Simpan rasa kagummu untuk orang yang berhak mendapatkannya. Di dunia ini terlalu banyak topeng. Kadang, tak satupun dari kita menyadari kalau itu palsu hingga dia sendiri yang membuka topengnya. Tentu saja dengan menunjukkan sifat aslinya.

Kagum tidak selalu berarti suka, suka pun tidak berarti cinta. Terkadang orang-orang salah memahami kata tersebut. Saya tidak akan menjelaskannya, saya bukan KBBI. Sering saya mengatakan 'suka' pada seseorang, tapi yang mendengarnya langsung men-judge bahwa yang saya maksud itu lebih dari sekadar suka. Hei, ayolah. Rasa suka tidak mungkin dikatakan semudah itu. Maksud saya hanya suka perilakunya, suka tuturnya yang sopan, dan biasanya ada satu hal yang membuat saya bisa mengatakan 'suka' itu tanpa ragu. Biasanya saya menemukan itu pada hal-hal kecil yang mereka lakukan. Easy!

Rasa kagum pada orang lain tentu berbeda dengan rasa kagum kita pada orang yang dicintai. Pada orang lain, kagum itu asli. Artinya, hal yang orang itu miliki memang pantas dikagumi. Tapi kagum pada orang yang dicintai, haha....apapun bentuknya pasti dikagumi. Karena bila mencintai seseorang, otak secara otomatis akan mengabaikan semua hal negatif tentangnya. Dimata kita, dia akan selalu sempurna. Itulah sebabnya, kenapa banyak orang mengatakan kalau cinta itu buta.

Mengagumi seseorang bukanlah sebuah kesalahan karena biasanya kita secara naluri akan menjadi sebaik atau lebih baik dari orang yang dikagumi. Itulah kenapa saya mengatakan simpan kagummu untuk orang yang layak.

You May Also Like

0 comments