Kejutan
Bagi kebanyakan orang, mendapatkan kejutan adalah hal menyenangkan. Tapi tergantung kejutannya apa. Benar kan?
Beberapa hari yang lalu, ada seorang teman yang sudah lama tidak berkabar, mengirim sebuah pesan. Tentu saja saya terkejut. Tidak ada hujan, tidak ada badai, dia tiba-tiba mengirim pesan yang berisi bully-an. Ah, bodoh. Saya tahu dia ingin menanyakan kabar, apa yang saya lakukan sekarang, dimana, bersama siapa, tapi dia terlalu kaku untuk menanyakan itu. Saya kenal sifatnya yang satu ini. Tapi karena jaringan yang tidak mendukung, pesan itu hanya terbalas satu kali. Haha, memang dia tidak ditakdirkan untuk membully hari itu.
Sebenarnya saya juga ingin tahu kabarnya, tapi saya terlalu takut untuk bertanya. Pengecut mungkin. Kami berdua sama-sama payah. Canggung. Tapi saya mengagumi keberaniannya menyapa saya lebih dulu. Memang butuh waktu, tapi setidaknya dia tidak melupakan janjinya.
Hal terhebat yang kau miliki di dunia adalah teman, percayalah. Bagaimanapun hubungan kalian, baik atau buruk, kalian akan tetap terhubung. Meski niatmu untuk berteman dengannya sudah hilang, tapi benang merah itu tetap ada. Katanya, sekali benang merah itu terhubung, dia bisa kusut atau menenggang, tapi tidak dimaksudkan untuk putus. Artinya hubungan pertemanan yang pernah kau lalui tidak akan pernah berhenti. Hubungan itu akan tetap ada, meski pengakuanmu tidak lagi ada.
Terima kasih telah menjadi teman yang sangat baik dan membanggakan. Demi apapun, saya bangga bisa mengenal orang satu ini. Tetaplah seperti itu, agar saya tidak menyesal karena telah mengenalmu.

0 comments