Day 8 - ANTONIM (Tidak Semua yang Terlihat Adalah Fakta)
Di dunia yang sangat luas ini, tidak ada yang mengenal kita sebaik kita mengenal diri kita sendiri. Itulah kenapa kita sering mendengar istilah introspeksi diri. Itu bertujuan agar kita bisa melihat ke dalam diri kita sendiri, siapa saya, apakah saya sudah melakukan kesalahan, apakah yang saya lakukan sudah benar, apakah saya tidak menyakiti perasaan orang lain. Semua hal-hal seperti itu akan membantu mengenal diri kita sendiri. Merenung adalah salah satu caranya.
Tapi orang lain tentu menilai kita dari berbagai sudut pandang. Menganggap kita seperti A padahal sebenarnya kita B, seperti beberapa poin berikut. Inilah fakta tentang saya yang sebenarnya, tapi yang orang lain lihat justru kebalikannya. Kadang saya heran, dari segi mana mereka menganggap saya seperti ini, padahal saya tidak sehebat yang mereka pikir, ataupun tidak serendah yang mereka kira.
1. Lemah
Bila melihat postingan-postingan di media sosial, mungkin orang akan berpikir saya adalah orang yang kuat karena sering naik gunung, bepergian ke tempat jauh, tapi sebenarnya tidak. Dari segi fisik saya sangatlah lemah. Membuka tutup botol kemasan saja kadang tidak bisa. Apalagi mengangkat galon atau benda berat lainnya. Saya juga mudah sekali sakit jika minum air es. Cepat merasa capek. Kadang saya sendiri heran kenapa bisa mendaki hingga ke tujuan. Saya pikir itu hanyalah semangat dari dalam sehingga memacu tubuh saya bergerak dan berhasil sampai ke tujuan. Bukan hal hebat.
2. Tidak Berbakat
Bakat apa yang saya punya? Membuat orang marah dan frustasi? Iya. Selain itu, saya tidak mempunyai bakat lain. Saya hanya suka bermain laptop. Menulis, main game, nonton drama. Tapi saya pikir itu bisa dilakukan oleh semua orang, tidak ada yang istimewa. Fotografi? Saya memang suka, tapi jika orang yang mengerti fotografi dengan baik pasti akan tahu kalau foto saya masih memiliki banyak kekurangan. Doodling dan lettering? Hahaha… saya hanya menyontek dari internet. Semua idenya dari sana. Apanya yang berbakat? Berhentilah menganggap saya seperti itu. Tapi bukan berarti semua karya yang pernah saya buat adalah jiplakan. Bukan menjiplak, hanya sebagai referensi.
3. Kurang Pandai
Bisa dibilang bodoh. Saya orang yang sama sekali tidak mengerti matematika, fisika, kimia, dan sederet ilmu sains lainnya. Dalam kehidupan sehari-hari juga sering membuat masalah. Tapi meski demikian saya masih hidup sampai sekarang. Artinya, bodoh tidak membuat dunia berakhir begitu saja. Ada banyak hal yang bisa dipelajari diluar sekolah, menghargai orang lain misalnya.
4. Cerewet
Yang pernah mengatakan saya pendiam, berarti anda salah. Aslinya saya cerewet. Sifat saya yang satu ini memang baru muncul jika saya sudah mengenal dekat ataupun merasa akrab dengan seseorang. Jika baru bertemu, saya akan diam seribu bahasa dan hanya menyahut jika ditanya.
5. Tidak peka
Ciri khas saya paling utama. Hahaha…Bayak yang mengatakan saya perhatian. What? Saya yakin pasti salah dengar. Saya aslinya tidak peduli dengan masalah orang lain. Apalagi hal-hal yang tidak penting, seperti perceraian artis-artis. Jika ada yang mengatakan saya perhatian, mungkin mereka kebetulan melihat saya melakukan hal baik. Jangan salah sangka, saya bukan orang sebaik itu. Teman saya bahkan sudah mulai memanggil saya alien, saking tidak nyambungnya dengan manusia. Hahaha.
Namun apapun itu, saya harap tidak merusak hubungan pertemanan kita dengan sikap asli saya yang seperti ini. Jika menjadi diri sendiri bisa mengganggu orang lain, artinya saya butuh introspeksi. Jika masih salah juga, sepertinya saya yang butuh menghindar dari mereka.

0 comments