Sesuatu yang Dipikirkan Sebelum Tidur
Malam ini, Soppeng mati lampu lagi. Saya sudah mengantuk, tapi saya lapar dan obatnya adalah menulis. Aneh kan? Saya memang begitu. Haha
Mencoba menutup mata, tapi perutnya bunyi terus. Mau masak tidak ada penerangan, ponsel hampir mati. Ditambah lagi ponsel ini bermasalah sejak kemarin. Entah karena apa. Jadi setelah postingan ini, dia akan di restart ulang. Artinya saya akan kehilangan semua aplikasi dan nomor teman-teman.
Tapi sebelumnya, saya sempat berpikir (yaelah berpikir!). Ketika hendak tidur, apa yang menjadi pikiranmu paling akhir? Kalau saya masih terbayang naskah yang sedang saya kerjakan. Hari ini hanya lanjut satu halaman. Tidak tahu harus melanjutkan bagaimana. Ada banyak versi dalam kepala yang semakin membuat pusing. Hampir gila rasanya. Ternyata seperti ini yang dirasakan semua penulis hebat itu. Apalagi mereka yang dikejar deadline. Menulis memang pekerjaan hebat!!
Tidak ingin pusing berkepanjangan, saya membuka akun sosmed yang masih aktif. Saya sering sekali memposting sesuatu belakangan ini, mungkin efek stres. Saya menutupnya dan bermain game. Bosan! Percaya atau tidak, mungkin di dunia ini hanya saya yang cepat bosan dengan sesuatu berbau game. Apapun jenisnya. Maka saya menutup ponsel. Kembali hening dan gelap.
Tiba-tiba muncul segaris wajah. Wajah seseorang yang saya kenal. Kenapa tiba-tiba, kenapa dia? Apakah sesuatu terjadi padanya? Atau saya rindu? Tidak. Haha...
Pikiran lain kembali muncul. Tentang tulisan dan foto-foto yang saya upload. Apakah itu tidak menyinggung atau menyakiti perasaan seseorang? Kenapa pula saya bisa sampai memikirkan ini? Saya tidak tahu. Kadang saya ingin mengungkapkan perasaan lewat foto dan captionnya. Tapi, apa gunanya? Seni. Tapi orang-orang akan menyimpulkan itu sebagai curhatan atau baper. Dan saya suka menyembunyikan identitas. Apalagi jika itu identitas orang yang saya suka.
Sudah masuk zona curhat ya? Kalau begitu sampai di sini saja. Hahaha
Saat ini, ada bayangan seseorang yang suka muncul di kepala. Entah maunya apa. Mungkin minta ditonjok supaya hilang.

0 comments